Tim Identifikasi dari Laboratorium Forensik melakukan olah TKP ulang di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Tim Identifikasi dari Laboratorium Forensik melakukan olah TKP ulang di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 18 April 2016 19:55 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

KONFLIK SIMPATISAN
Polisi Olah TKP, Kancing Baju Jadi Barang Bukti

Konflik simpatisan PPP di Sleman masih dalam pemeriksaan Polda DIY

Solopos.com, SLEMAN – Laboratorim Forensik Mabes Polri bersama Polda DIY dan Polres Sleman menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) susulan di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB.

(Baca juga : PENYERANGAN : Dilempar Mercon Banting, Simpatisan PPP Tewas)

Dugaannya korban dilempar dengan bom berdaya ledak rendah karena di tubuh korban ditemukan mesiu serta jelaga pada dedaunan pohon yang berada di atas TKP. Pelaku diketahui berjumlah dua orang menggunakan motor tanpa plat nopol.

Sebelumnya, simpatisan PPP bernama Didin Suparyanta, 17, warga Bolawen, Tlogoadi, Mlati, Sleman dan Pulung Sunggoro, 21, warga Jaten, Sendangadi, Mlati dilempar bahan peledak oleh orang tak dikenal saat pulang dari mengikuti acara Tabligh Akbar PPP, Minggu (17/4/2016). Peristiwa itu membuat Didin tewas di lokasi kejadian.

Kasi Identifikasi Ditreskrimum Polda DIY Kompol Rahmat Hartono menjelaskan, olah TKP bersama tim Labfor Semarang untuk mengecek ulang TKP sekaligus mencari material lain yang berhubungan dengan korban.

Mengingat ada ledakan yang mengenai tubuh korban. Sehingga ada unsur lain yang menjadi pemicu ledakan tersebut.

“Karena melihat kondisi ada mesiu, jelaga di tubuh korban, yang jelas itu bahan peledak low eksplosive [berdaya ledak rendah] semacam mercon yang dirangkai,” terangnya seusai olah TKP, Senin (18/4/2016).

Pihaknya juga memeriksa sejumlah material batu yang tidak sama dengan batu yang berada di TKP. Sekaligus mengambil sampel ceceran darah korban yang mengumpal di pasir titik jatuhnya korban. Serta dedaunan pohon di atas TKP yang juga terkena jilatan jelaga tak luput dari pemeriksaan.

“Ada kancing baju yang diduga milik pelaku karena coraknya seperti yang dikenakan korban, turut kami amankan sebagai barang bukti tambahan,” imbuh dia.

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…