Ilustrasi bom (googleimage) Ilustrasi bom (googleimage)
Senin, 18 April 2016 00:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

KEAMANAN PENERBANGAN
Ucap Kata Bom di Pesawat, Muhlison Diamankan

Akibat kejadian itu, keberangkatan pesawat tujuan Palembang sempat tertahan 30 menit.

 

 
Solopos.com, SLEMAN- Ulah iseng penumpang pesawat yang mengaku membawa bom kembali terjadi Bandara Adisutjipto Jogja, Minggu (17/4). Akibat kejadian itu, keberangkatan pesawat tujuan Palembang sempat tertahan 30 menit.
Kapentak Lanud Adisucipto Mayor Sus Giyanto mengakui kejadian tersebut. Berdasarkan informasi dari Kepala Intel Lanud Letkol Sus Imam Mahdiyawan, kejadian terjadi di pesawat Nam Air tujuan Palembang. “Kejadiannya sekitar pukul 10.10 WIB. Ada seorang penumpang yang mengucapkan kata bom di dalam pesawat. Kemudian oleh pramugari dilaporkan ke AVSEC dan ditindaklanjuti untuk pemeriksaan,” kata Giyanto.
Penumpang iseng itu diketaui bernama Muhlison, warga Dusun Karang RT 2 RW 2 Desa Ujung-Ujung Kecamatan Pembela, Semarang. Setelah selesai pemeriksaan, kemudian petugas AVSEC dan petugas jaga pos induk Satpom menyerahkan tersangka ke Polsek Depok Timur. Akibat peristiwa itu, kata Giyanto, keberangkatan pesawat Nam Air sempat tertunda setengah jam dari jadwal semula. “Pesawat berangkat ke bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang setelah dinyatakan aman. Pelaku masih dalam proses investigasi di Polsek Depok Timur,” ujarnya. (Har)

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…