Polisi, Minggu (17/4/2016), mencari para korban di antara reruntuhan bangunan di kawasan Manta, akibat gempa mengguncang Ekuador. (JIBI/Reuters)
Senin, 18 April 2016 09:25 WIB JIBI/Solopos/Antara Internasional Share :

GEMPA EKUADOR
Korban Tewas Akibat Gempa di Ekuador Capai 246 Jiwa

Gempa Ekuador yang mengguncang Sabtu (16/4/2016) mengakibatkan ratusan orang tewas.

Solopos.com, QUITO – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang memporak-porandakan dan mengguncang Ekuador telah naik jadi 246 sementara korban cedera 2.527 orang.

Wakil Presiden Jorge Glas saat berada di Kota Pedernales, Minggu (17/4/2016) mengatakan prioritas pemerintah saat ini melanjutkan pencarian penyintas yang terjebak di bawah reruntuhan dan membantu korban cedera akibat gempa pada Sabtu. Gempa tersebut telah memicu sedikitnya 189 gempa susulan dengan bermacam kekuatan.

Ekuador, yang telah mengumumkan keadaan darurat di enam provinsi, telah mengerahkan 14.000 personel militer dan keamanan masyarakat ke daerah yang terpengaruh gempa.

Pada Minggu siang, 20 jam setelah gempa mengguncang, seorang anak perempuan diselamatkan dalam keadaan hidup dari bawah reruntuhan bangunan di Kota Kecil Pedernales, salah satu kota yang paling terpengaruh oleh gempa.

Menurut ayah anak perempuan itu, Emanuel Sisa, seperti dilaporkan Xinhua, Senin (18/4/2016) pagi, mengatakan itu empat anggota keluarganya telah diselamatkan tapi lima orang lagi meninggal.

Pada Minggu (17/4/2016), Glas mengunjungi Kota Besar Manta, Pedernales, dan Portoviejo, yang terpengaruh gempa di Provinsi Manabi di bagian timur-laut negeri tersebut yang sulit dicapai akibat rusaknya jalan raya.

“Kami menghadapi kesulitan logistik, kata Glas, yang menyatakan tim pertolongan khusus telah sampai ke zona yang paling parah dilanda gempa untuk mengirim pasokan dan tekonologi.

Di kota terbesar di Ekuador, Guayaquil yang banyak korban jiwa dan kerusakan prasarana, pusat operasi ialah membuka kembali kegiatan di pembangkit energi dan kilang.

Kota itu juga memiliki delapan tempat penampungan kota praja sebagai zona aman agar orang bisa berkumpul, kalau gempa kuat mengguncang lagi.

Bantuan kemanusiaan internasional juga mulai berdatangan, dan AS serta Meksiko mengirim beberapa tim, dan masyarakat Ekuador di Spanyol mulai bergerak untuk mengirim sumbangan ke tanah air mereka.

Pemerintah telah mengalokasikan tak kurang dari 300 juta dolar AS bagi upaya pertolongan dan pembangunan kembali wilayah diguncang gempa di Ekuador.

Gempa bumi dengan kekuatan 7,8 pada Skala Richter mengguncang Ekuador pada Sabtu pukul 18.58 waktu setempat (Minggu, 06.58 WIB) dengan pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di pantai bagian barat-laut negeri tersebut.

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…