Ilustrasi gempa bumi (JIBI/Dok) Ilustrasi gempa bumi (JIBI/Dok)
Senin, 18 April 2016 09:15 WIB Lavinda/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

GEMPA ALOR
Gempa 4,5 SR Guncang Kabupaten Alor, Begini Dampaknya 

Gempa di Alor berkekuatan 4,5 SR Minggi (17/4/2016) malam mengagetkan warga.

Solopos.com, JAKARTA–Gempa bumi berkekuatan 4,5 skala richter mengguncang Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (17/4/2016) malam.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebutkan pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 57 kilometer (Km) dan terletak 22 km Barat Daya Kalabahi Kabupaten Alor.

“BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Kabupaten Alor melaporkan ke Posko BNPB bahwa gempa terasa kuat selama 3-5 detik. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah,” paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Minggu(17/4/2016).

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa. Sebagian masyarakat kembali ke rumah, namun adapula yang berada di luar rumah untuk berjaga dari segala kemungkinan gempa susulan.

Sementara itu, banjir bandang atau galodo menerjang Nagari Sumpur Kudus, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat pada Sabtu (16/4/2016) malam.

Banjir bandang juga terjadi di Kota Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan pada Sabtu hingga Minggu akibat luapan Sungai Aur.

Di tempat lain, puting beliung menerjang Desa Kerasian, Kecamatan Pulau Laut, Kota Baru, Kalimantan Selatan pada Sabtu siang. Hujan disertai puting beliung menyebabkan tiga orang luka ringan terkena bangunan roboh. 30 rumah rusak berat-sedang.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…