Mobil Rio Haryanto saat masuk pit stop di lap 18 GP Shanghai, Minggu (17/4/2016). (Istimewa/@ManorRacing)
Senin, 18 April 2016 13:30 WIB Sutarno/JIBI/Bisnis Balap Share :

FORMULA ONE 2016
Strategi Manor: Mulus Bagi Wehrlein, Gagal untuk Rio Haryanto

Formula One 2016 di GP Shanghai kembali menunjukkan kegagalan pembalap Manor Racing, Pascal Wehrlein dan Rio Haryanto, meraih poin.

Solopos.com, JAKARTA — Strategi ban supersoft Tim Manor sukses mendongkrak performa Pascal Wehrlein, namun strategi itu tidak berjalan mulus untuk Rio Haryanto di balap Formula 1 China Minggu (17/4/2016). Hal itu terungkap pasca balapan dari keterangan Direktur Balapan Tim Manor Dave Ryan melalui laman resmi tim Manir di manorf1team.com.

Ryan sangat jeli melihat kesulitan pebalap di depan Pascal Wehrlein yang bannya mulai aus, sementara jatah pitstop untuk mengganti ban sudah habis. Itulah sebabnya Manor memutuskan untuk menarik dua pebalapnya di Lap 44 dengan mengganti 4 roda dengan ban tipe supersoft agar mobil lebih kencang meluncur dengan resiko cepat aus.

Namun, dengan sisa 12 lap dari total 56 lap menggunakan ban supersoft relatif aman untuk menjaga dua pebalap Tim Manor menyentuh garis finish. Yang menjadi incaran Manor adalah Kevin Magnussen (Renault) di urutan ke-17 yang menjadi target Pascal Wehrlein.

Sementara itu, dengan ban yang sama Rio Haryanto ditargetkan mampu menyalip pebalap di depannya, Felipe Nasr (Sauber). “Strategi kami cukup berhasil, karena Pascal Wehrlein berhasil memperpendek jarak dengan Kevin Magnussen dari 10 detik menjadi 3,8 detik. Meskipun di akhir balapan itu tidak cukup untuk menggeser Magnussen,” ujar Ryan seperti dilansir di laman manorf1team.com.

Sedangkan strategi untuk Rio Haryanto, Ryan mengakui tidak berjalan mulus karena gagal memperpendek jarak dengan Felipe Nasr (Sauber). “Rio tidak berhasil memperpendek jarak dengan Nasr, sehingga strategi kami untuknya adalah menjaga agar terus berada di depan dan tidak disalip Jolyon Palmer [Renault], ” tukas Ryan.

Pebalap Tim Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, berhasil menuntaskan 56 putaran balap mobil Formula 1 China di posisi ke-21, sementara Nico Rosberg (Mercedes) tampil sebagai Juara balap Formula 1 China yang digelar hari ini, Minggu (17/4/2016). Rekan setimnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein (Jerman), menempati posisi finish 18.

Data Live Timing Formula 1 menyebutkan baik Rio Haryanto maupun Pascal Wehrlein tertinggal 1 lap secara agregat dari Juara F1 China Nico Rosberg (Mercedes) yang menuntaskan 56 putaran dengan catatan waktu 1:38:53,891 (1 jam 38 menit 53,891 detik). Dengan demikian, baik Rio Haryanto maupun Pascal Wehrlein kembali gagal mendulang poin.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…