Moeldoko saat masih jadi Panglima TNI (JIBI/Solopos/Antara)
Minggu, 17 April 2016 15:50 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Newswire Politik Share :

PILGUB DKI JAKARTA
Didukung Tantang Ahok, Moeldoko: Saya Tidak Terpikir Maju Jadi Gubernur

Pilgub DKI Jakarta terus memunculkan nama-nama baru. Terakhir, giliran Jenderal (Purn) Moeldoko yang didukung untuk menantang Ahok.

Solopos.com, JAKARTA — Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko, mulai disebut-sebut menjadi salah satu kandidat penantang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Bahkan, beredar sekelompok orang yang hendak meluncurkan Kawan Moeldoko (Kamu) untuk mendukungnya sebagai calon gubernur.

Meski demikian, jenderal yang belum lama pensiun itu memberikan klarifikasi. Intinya, dirinya tidak pernah punya rencana untuk maju dalam bursa DKI I. “Terkait Foto ini, saya tidak pernah terpikir utk maju menjadi Gub. DKI, sy tdk tahu siapa yg bikin acara ini..” kicau Moeldoko melalui akun Twitter @GeneralMoeldoko, Minggu (17/4/2016).

Poster dukungan terhadap Moeldoko maju ke Pilgub DKI Jakarta yang beredar di Twitter. (Istimewa/Twitter)

Poster dukungan terhadap Moeldoko maju ke Pilgub DKI Jakarta yang beredar di Twitter. (Istimewa/Twitter)

Dukungan terhadap Moeldoko memang sudah mulai muncul di media sosial. Namun, Moeldoko belum menyambut dorongan itu. Di Twitter, dia juga meretweet kicauan netizen yang mendukungnya untuk tak maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

“Jangan sampai karena soal penggusuran, nama baik TNI tercemar. Sekali lg saya memohon: TNI jgn terlibat konflik dgn rakyat,” kicau @MbahKuya yang di-retweet @GeneralMoeldoko.

“@GeneralMoeldoko dg kapasitas Bapak kita percaya bapak tdk akan ikut calon gub. Krn pemikiran bapak itu utk negara bukan lgi kota,” kicau @djiono_mu.

Sebelumnya, muncul gambar yang berisi ajakan terbuka bagi publik untuk datang dalam Launching KaMu (Kawan Moeldoko) & Deklarasi Dukungan Warga Jakarta Pencalonan Bang Moeldoko sebagai Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada Jakarta 2017. Acara itu digelar di Setu Babakan, Jl. Moh. Kafi, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016) pukul 17.00 WIB.

Di luar itu, Partai Gerindra menjadi partai politik pertama yang memasukkan nama Moeldoko sebagai bakal cagub DKI. Nama Moeldoko diyakini bisa jadi lawan seimbang untuk cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Ada Ahmad Dhani masih masuk radar, ada Bang Yusril Ihza Mahendra masih masuk radar, ada Sandiaga Uno masih masuk radar, ada Pak Moeldoko masih masuk radar. Pak Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin juga,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman kepada Detik, Minggu (17/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…