Busa setelah gempa di Jepang (Liputan6/Twitter) Busa setelah gempa di Jepang (Liputan6/Twitter)
Minggu, 17 April 2016 12:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

GEMPA JEPANG
Setelah Gempa, Muncul Busa Menjijikkan di Jalan

Gempa Jepang menyebabkan korban tewas dan terluka.

Solopos.com, FUKUOKA – Sesaat setelah gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) mengguncang Jepang, Sabtu (16/4/2016) dini hari, muncul busa tebal berwarna putih di jalanan di Kota Fukuoka.

Kemunculan busa putih dan tebal tersebut menarik perhatian warga sekitar. Ada sebagian pengakses Internet (netizen) yang mengunggah foto busa tersebut ke jejaring sosial Twitter.

Busa setelah gempa di Jepang (Liputan6/Twitter)

Busa setelah gempa di Jepang (Liputan6/Twitter)

“Aku melihatnya sesaat setelah gempa,” kata Kazuki Nabeta, warga yang tinggal di Distrik Tenjin di pusat kota, di mana tumpukan busa ditemukan, seperti dilansir Independent, Sabtu.

Sebagian netizen menganggap busa tersebut sebagai sesuatu yang menjijikkan. Namun, Nabeta beranggapan kemunculan busa itu sebagai fenomena biasa saja.

“Orang-orang memposting foto-foto di Twitter. Kebetulan lokasinya di dekat rumahku, jadi aku melihat ke luar,” kata Nabeta. “Ada mesin pemadam kebakaran di sana. Tak ada yang istimewa, cuma busa biasa,” lanjut Nabeta.

Sempat beredar spekulasi, kemunculan busa tersebut karena pipa bawah tanah bocor akibat guncangan gempa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan khusus dari pihak yang berwenang, mengenai kemunculan busa tersebut.

Dilansir Liputan6, Fukuoka berada sekitar 90 kilometer dari Kumamoto, yaitu area terdampak gempa terparah dekat episentrum.
Penduduk Fukuoka merasakan getaran yang kuat saat gempa mengguncang, meski tak ada kerusakan yang diakibatkannya. Saat berita ini diturunkan, korban tewas mencapai 41 orang, sementara dua mahasiswa warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka-luka.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…