Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com) Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)
Minggu, 17 April 2016 19:50 WIB Imam Yuda S/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

AGENDA SALATIGA
Begini Cantiknya Mahasiswi UKSW Berbaju Daerah

Agenda Salatiga berupa pawai budaya diikuti mahasiswa UKSW Salatiga.

Solopos.com, SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar festival budaya dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. Acara yang diawali dengan pawai budaya ini dimulai Sabtu (16/4/2016).

Sekitar 500-an mahasiswa dari berbagai daerah hingga negara tetangga, Timor Leste, turut memeriahkan pawai budaya yang sudah digelar sejak 1975 ini. Ada sekitar 19 etnis atau suku yang tampil dalam pawai ini, yakni Poso, yang diwakilkan oleh Ikmapos (Ikatan Mahasiswa Poso), Jawa (Ikmasja), Sumba (Perwasus), Talud, Sulut (Porodisa), Batak Simalungun, Sumatera Selatan, Maluku (HIPMMA), Batak Karo (IGMK), Kupang, NTT (IKMASTI), Halmahera (Kemamora), Lampung (K’MPLANG), Papua (Himppar), Kalimantan Tengah (Pempakat), Kalimantan (Perkkasa), Nias, Batak Toba dan juga perwakilan dari Timor Leste.yud1-

Menggenakan pakaian tradisional daerahnya masing-masing mereka menggelar pawai mulai dari  Lapangan Sepak Bola UKSW menuju Jalan Diponegoro, Jalan Monginsidi, Jalan Kartini, Jalan Moh. Yamin, Jalan Langensuko, Bundaran Kaloka, Jalan Diponegoro dan kembali lagi ke Kampus UKSW ini.

Sontak penampilan mereka pun sanggup menyita perhatian masyarakat Kota Salatiga yang sejak pagi telah menanti di pinggir jalan. Hal ini dikarenakan selain menampilkan kesenian asal daerahnya, pawai ini juga menyuguhkan kecantikan para mahasiswa UKSW dari berbagai daerah itu yang dibalut dengan busana tradisional.

Bagaimanakah penampilan para mahasiswi UKSW dalam balutan baju daerah? Berikut foto-fotonya :

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

Mahasiswa UKSW dalam Indonesia International Culture Festival (IICF) 2016. (Imam Yuda S/JIBi/Semarangpos.com)

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….