Ilustrasi mengonsumsi garam (healthmeup.com) Ilustrasi mengonsumsi garam (healthmeup.com)
Sabtu, 16 April 2016 04:30 WIB Kesehatan Share :

TIPS KESEHATAN
Hati-Hati, Garam Bisa Sebabkan Retensi Cairan dalam Tubuh

Tips kesehatan kali ini menjelaskan tentang bahaya garam.

Solopos.com, SOLO — Pada umumnya, definisi makanan enak adalah makanan yang kaya akan cita rasa. Rasa asin jadi salah satu rasa yang kerap digemari orang.

Tapi, tahukah Anda? Ternyata terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan risiko kesehatan, seperti gangguan ginjal, jantung hingga masalah otak.

Dikutip Solopos.com dari laman Huffingtonpost, Sabtu (9/4/2016), terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan retensi cairan. Maka dari itu, penting bagi Anda mengontrol asupan garam pada makanan.

Terkait dengan bahaya kelebihan garam yang menyebabkan retensi cairan, berikut penjelasan mengenai hal tersebut.

Sebabkan Dehidrasi
Mengonsumsi terlalu banyak garam akan membuat Anda selalu haus. Alhasil, Anda minum terlalu banyak dan cairan dalam tubuh menjadi berlebihan.

Anda  harus mengontrol kadar garam pada makanan yang Anda konsumsi. Rata-rata orang mengonsumsi garam kurang dari 1500 miligram perhari.

Gejala
Gejala retensi cairan yang disebabkan peningkatan garam dalam tubuh yaitu kaki, tangan, dan siku membengkak. Dalam kurun waktu singkat, berat badan juga meningkat. Apabila gejala itu terjadi, segera periksakan diri ke dokter. (Dwi Septiani Putri/JIBI/Solopos.com)

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…