miras (ilustrasi/JIBI/dok)
Sabtu, 16 April 2016 10:15 WIB Ponco Suseno/JIBI/Solopos Klaten Share :

RAZIA MIRAS
Polres Klaten Sita 25 Liter Ciu

Razia miras (minuman keras) dilakukan Polres Klaten dengan menyita 25 liter ciu.

Solopos.com, KLATEN –Jajaran Polres Klaten menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di kawasan Ngawen, Klaten, Kamis (14/4/2016).

Selama operasi, anggota Polres Klaten menyita 17 botol ciu atau 25 liter ciu yang disimpan pemiliknya di sebuah bengkel motor di Ngawen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun solopos.com, Jumat (15/4/2016) operasi pekat tersebut dilakukan anggota unit patroli satuan sabhara Polres Klaten.

Puluhan liter ciu itu milik Jefri Osawa, 36, warga Gatak, Ngawen, Klaten. Bengkel yang menyatu dengan rumah Jefri itu juga digunakan sebagai tempat menjual minuman keras (miras) jenis ciu.

Sesuai rencana, operasi pekat akan terus dilakukan jajaran Polres Klaten. Jefri selaku penjual ciu dijerat Perda No. 28 Tahun 2002 tentang Miras dengan ancaman denda minimal Rp250.000 atau kurungan maksimal satu bulan kurungan.

“Informasi pengungkapan penjualan miras jenis ciu di rumah Jefri berawal dari informasi warga. Begitu dapat informasi, kami mengecek ke lokasi. Ternyata, informasi itu benar adanya,” kata Kasatsabhara Polres Klaten, AKP Suyadi, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Faizal, kepada solopos.com, Jumat.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…