Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok) Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Sabtu, 16 April 2016 06:50 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

PSS SLEMAN VS PERSELA
Preview, Prediksi dan Perkiraan Pemain

PSS Sleman akan berhadapan dengan Persela di laga uji coba yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/4/2016) malam. Berikut preview, prediksi dan perkiraan pemain dari kedua kesebelasan.

 

 

 

Solopos.com, SLEMAN — PSS Sleman akan ditantang Persela Lamongan dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/4/2016) malam. Laga uji coba ini akan dimanfaatkan oleh Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro untuk menguji skema dan sejumlah pemain baru, di antaranya adalah Rizky Novriansyah.

“Kami ingin menjajal beberapa pola dan skema. Karena amunisi kami sudah semakin lengkap sekarang,” kata Seto, Jumat (15/4/2016) siang.

Menurut dia, laga uji coba kali ini akan berdampak besar pada perkembangan kualitas timnya. Selain jam terbang, skill dan mental anak asuhnya sudah pasti akan lebih tergembleng.

Sementara di kubu Persela Lamongan, laga uji coba kali ini akan menjadi pembuktian bagi Jose Galan. Eks pemain skuat Atletico Madrid B ini akan dilihat penampilannya oleh Pelatih Persela Steffan Hanson.

Perkiraan susunan pemain

PSS Sleman (4-4-2)

Kiper: Agung Andri

Bek (ki-ka): Tulus Septianto, Waluyo, Eko Pujianto, Rama Yoga

Tengah (ki-ka): Tri Handoko, Busari, Chandra Lukmana, Eko Setiawan

Depan: Mudah Yulianto, Rizky Novriansyah

Pelatih: Seto Nurdiyantoro

Persela Lamongan (4-4-2)

Kiper: Choirul Huda

Bek (ki-ka): Zulvin Zamrun, Jayusman Triasdi, Zaenal Haq, Victor Pae

Tengah (ki-ka): Jusmadi, Tamsil Sijaya, Kristian Adelmund, Jose Galan

Depan: Mohammad Kdouh, Herman Dzumafo

Pelatih: Stefan Hansson

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…