Ilustrasi Rumah Sakit (delitti.net)
Sabtu, 16 April 2016 04:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PEMBANGUNAN FASILITAS DAERAH
Dewan Kota Khawatir RS Jogja Mangkrak

Pembangunan gedung Rumah Sakit Pratama menggunakan dana APBD yang tidak sedikit

 

 

Solopos.com, JOGJA-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogjan, Muhammad Ali Fahmi mengkhawatirkan Rumah Sakit Pratama mangkrak terlalu lama, sehingga bisa menyedot biaya perawatan gedung, karena rumar sakit tanpa kelas milik Pemerintah Kota Jogja tersebut sampai saat ini belum juga beroperasi.

“Dikhawatirkan mangkrak dan menyedot banyak dana APBD Kota Jogja untuk perawatan gedung,” kata Ali Fahmi melalui pesan singkat selular, Jumat (15/4/2016).

Ali Fahmi mengatakan pembangunan gedung Rumah Sakit Pratama menggunakan dana APBD yang tidak sedikit. Realisasi rumah sakit tersebut merupakan janji Walikota Jogja Haryadi Suyuti dalam kampanye politik pada 2011 silam.

Ia menilai Pemerintah Kota Jogja tidak matang dalam merencanakan pembangunan Rumah Sakit Pratama yang seharusnya sudah beroperasi sejak awal Februari lalu, namun sampai saat masih belum selesai pembangunannya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyebut lahan parkir di rumah sakit itu terlalu sempit sehingga bisa mengganggu pelayanan rumah sakit, termasuk menghambat akses menuju ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD). “Kita pertanyakan komitmen Walikota Jogaa atas tindak lanjut RS Pratama sebagai rumah sakit anpa kelas, standar berstandar kelas III,” tegas Ali Fahmi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Pratama, Fetty Fathiya mengatakan saat ini Rumah Sakit Pratama masih dalam perbaikan interior ruangan pelayanan, laboratorium, dan ruang sterilisasi. Setelah proses perbaikan itu selesai, pihaknya akan segera minta rekomendasi kelayakan dari Dins Kesehatan DIY dan rekomendasi dari Persatuan Rumah Sakit Indonesia di DIY.

“Semua dokumen kelengkapan, termasuk surat izin tenaga kerja juga kita sudah siapkan,” kata dia. Setelah persyaratan tersebut siap izin operasional rumah sakit bisa keluar.

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…