Freddy Budiman Divonis Mati Freddy Budiman sesaat setelah menerima vonis mati di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013). (JIBI/dok)
Sabtu, 16 April 2016 12:40 WIB JIBI/Solopos/Antara Hukum Share :

KASUS NARKOBA
Kembali ke Nusakambangan, Freddy Budiman Tempati Bekas Ruangan Ba'asyir

Kasus narkoba menjerat Freddy Budiman dengan hukuman mati.

Solopos.com, CILACAP – Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman kembali masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (16/4/2016), setelah dibon pinjam oleh Mabes Polri sejak 8 April 2015.

Kendaraan Barracuda Brimob Kepolisian Daerah Jawa Tengah yang membawa Freddy tiba di Dermaga Wijayapura pukul 10.30 WIB dengan pengawalan personel Brimob dan Kepolisian Resor Cilacap.

Barracuda itu kemudian naik ke Kapal Pengayoman IV yang akan menyeberangkannya ke Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan. Kapal Pengayoman IV berangkat menuju Pulau Nusakambangan pada pukul 10.35 WIB.

Saat dihubungi dari Cilacap, Kepala Lapas Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Hendra Eka Putra, mengatakan Freddy akan menempati sel isolasi di Lapas Pasir Putih yang sebelumnya ditempati terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir.

“Tadi Ustaz Abu Bakar Ba’asyir sudah dipindahkan, naik pesawat. Gantinya, Freddy Budiman, dia akan menempati ruangan yang sebelumnya ditempati Ustaz Ba’asyir,” katanya.

Sebelumnya, pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba’asyir dipindahkan dari Lapas Pasir Putih ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Selain Ba’asyir, seorang terpidana kasus terorisme lain, Muhammad Natsiruddin alias Cecep alias Tegar yang selama ini membantu mengurus kebutuhan sehari-hari Ba’asyir, juga dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur.

Ba’asyir dan Natsir dibawa dari Nusakambangan menggunakan kendaraan Barracuda menuju Bandara Tunggul Wulung Cilacap dan selanjutnya diterbangkan ke Pondok Cabe menggunakan pesawat Cassa milik Kepolisian yang sebelumnya membawa Freddy dari Lapas Gunung Sindur.

Freddy dibawa menuju Lapas Pasir Putih dengan menggunakan mobil Barracuda yang sebelumnya membawa Ba’asyir.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…