Sketsa wajah orang yang diduga menganiaya Tamara Bleszynski (Instagram.com) Sketsa wajah orang yang diduga menganiaya Tamara Bleszynski (Instagram.com)
Sabtu, 16 April 2016 08:30 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Issue Share :

INSTAGRAM ARTIS
Ini Wajah Orang Yang Menganiaya Tamara Bleszynski

Instagram artis Tamara Bleszynski memuat sketsa wajah seorang pria yang diduga menganiayanya.

Solopos.com, SOLO — Tamara Bleszynski, 41, mengaku mendapatkan perlakuan kasar dari seorang pria berinisial WS, saat ia berada di Echo Beach, Canggu. Lantaran geram, artis yang pernah bermain di sinetron Doa Membawa Berkah tersebut melaporkan WS ke pihak berwajib, dan juga mengunggah sketsa wajah oknum tersebut di akun Instagram-nya.

Tamara berharap, dengan mengumumkan kejadian tak menyenangkan yang menimpa dirinya ini, publik bisa lebih berhati-hati saat di tempat umum.

“Melaporkan penganiaan yg dilakukan oleh seseorang berinisial WS. Org tersebut, terus2 menerus mengancam sy dan anak saya di Echo beach, Canggu. Teman2 hati2 bila ke Canggu Echo Beach, karena org tersebut sering terlihat di Echo beach, Canggu. Mudah2an Bali bisa aman kembali dan hukum bisa ditegakkan,” kata Tamara dalam keterangan fotonya, sebagaimana ia unggah di Instagram, Jumat (15/4/2016).

Selanjutnya, Tamara mengunggah sketsa wajah WS, yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

“Waspada! Ini Ciri2 dari pelaku tindakan Premanisme di Echo Beach Canggu. Sering terlihat mengendarai sepeda motor di jalan Batu mejan, Echo Beach, Canggu,” tulis Tamara.

Unggahan Tamara ini mendapat tanggapan beragam dari sebagian pengakses Internet (netizen).

Iyaa mbak makasih yah atas informasinya,” tulis @dettyseptianadevii.

“Yang dia inginkan apa mbak sampai brutal gt? Saya tinggal di dps dan sangat hawatir dg kejadian ini,” tulis @yantibenjamin.

“Prihatin, sebagai warga yang tinggal di Bali kami minta maaf atas kejadian ini, semoga aparat bisa menangkap pelaku tersebut, have to be careful always,” tulis @yanibelko.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…