Petugas mencari korban di antara reruntuhan bangunan di Jepang (Reuters)
Sabtu, 16 April 2016 09:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internasional Share :

GEMPA JEPANG
Gempa 7 SR Guncang Jepang, 7 Orang Tewas

Gempa Jepang kembali mengguncang kali ini dengan kekuatan 7 SR.

Solopos.com, TOKYO – Gempa 7 Skala Richter (SR) di Prefektur Kumamoto Jepang, menelan korban jiwa. Setidaknya 7 orang meninggal dalam gempa yang terjadi pada Sabtu (16/4/2016) dini hari ini.

Berdasarkan informasi yang dilansir detikcom dari CNN, Sabtu, informasi jumlah korban meninggal tersebut berasal dari laporan Kantor Manajemen Bencana Prefektur Kumamoto.

Gempa menyebabkan puluhan rumah runtuh. Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan, pihaknya menerima laporan sedikitnya masih ada 23 warga yang terkubur reruntuhan bangunan. Saat ini tim telah bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan mereka.

Sebanyak tak kurang dari 20.000 orang pasukan penyelamat diterjunkan ke lokasi. Dalam rekaman media Jepang TV Asahi menunjukkan bagaimana tim merangkak di atas atap untuk coba menarik seorang pria 80 tahun yang terjebak puing reruntuhan.

Badan Manajemen Bencana dan Kebakaran Jepang mencatat sekitar 7.262 orang telah mengungsi sejak Jumat (15/4/2016) kemarin. Mereka berada di 375 lokasi penampungan sementara di Prefektur Kumamoto.

Sebelumnya, gempa sekitar 6 SR mengguncang Prefektur Kumamoto Kamis (14/4/2016) malam. Gempa tersebut menyebabkan 9 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka. Gempa pertama tercatat terjadi sekitar pukul 21.26 waktu setempat dan disusul gempa lain dengan kekuatan lebih kecil.

Kemudian, gempa cukup besar kembali terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.25 waktu setempat atau Jumat (15/4/2016) pukul 23.25 WIB. US Geological Survey mencatat gempa berpusat di dekat Kota Kumamoto dengan kedalaman 40 kilometer (25 mil).

 

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…