Seorang pejuang Abu Sayyaf (kiri) berpose dengan militan dari Malaysia dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015 (straitstimes.com) Seorang pejuang Abu Sayyaf (kiri) berpose dengan militan dari Malaysia dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015 (straitstimes.com)
Jumat, 15 April 2016 03:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internasional Share :

TEROR ISIS
ISIS Klaim Bunuh 100 Tentara Filipina

Teror ISIS di Filipina mengatakan sudah 100 tentara negara itu dibunuh.

Solopos.com, SOLO – SITE Intelligence, kelompok penjejak aktivitas organisasi jihadis yang berbasis di Amerika Serikat, melaporkan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim telah membunuh 100 tentara Filipina.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan hampir 100 tentara Filipina dan sekaligus meledakkan tujuh truk pengangkut tentara

Namun, Filipina membantah klaim tersebut. Juru bicara militer Filipina Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan pengakuan ISIS itu adalah propaganda.

“Kami hanya kehilangan 18 tentara tetapi membunuh 28 anggota Abu Sayyaf sejak pertempuran berkecemuk Sabtu lalu. Serdadu kami terus memburu mereka dan kami tidak akan berhenti sampai kami mencapai kemenangan paripurna,” kata Padilla sebagaimana dikabarkan Antara dari Reuters, Kamis (14/4/2016).

Abu Sayyaf yang terkenal suka memeras, menculik, memenggal orang dan membom, telah memposting video lewat media sosial bahwa mereka bersumpah setia kepada ISIS di Irak dan Suriah.

Kelompok militan ini telah menarik para pejuang asing dari Asia Tenggara, Timur Tengah dan Afrika Utara ke wilayah selatan Filipina.

Belum lama ini Filipina mengatakan 46 orang tewas dalam pertempuran pekan ini antara pasukan pemerintah dengan pemberontak Abu Sayyaf di Pulau Basilan. Pertempuran ini sudah memasuki hari keenam pada Kamis ini.

Sepuluh WNI yang disandera Abu Sayyaf juga berada di Pulau Basilan di mana pertempuran antara pasukan pemerintah dengan kelompok Abu Sayyaf itu terjadi.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…