Aktivitas proyek pembangunan salah satu pulau kawasan reklamasi Teluk Jakarta di Pantai Utara Jakarta, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta menyatakan sebanyak delapan dari 17 pulau yang akan dibangun melalui proyek reklamasi Teluk Jakarta telah memiliki izin pelaksanaan. (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A) Aktivitas proyek pembangunan salah satu pulau kawasan reklamasi Teluk Jakarta di Pantai Utara Jakarta, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta menyatakan sebanyak delapan dari 17 pulau yang akan dibangun melalui proyek reklamasi Teluk Jakarta telah memiliki izin pelaksanaan. (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A)
Jumat, 15 April 2016 15:00 WIB Puput Ady Sukarno/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

SUAP REKLAMASI JAKARTA
Ahok: Kalau Ada yang Hentikan Reklamasi, Saya Reklamasi Sendiri

Suap reklamasi Jakarta membuat proyek itu terancam dihentikan. Namun, Ahok bereaksi keras terkait keinginan berbagai pihak menghentikan reklamasi.

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama (Ahok) merasa akan sangat senang apabila ada pihak yang bisa menghentikan reklamasi di Teluk Jakarta yang saat ini menjadi polemik di masyarakat.

“Kalau dia bisa berhentikan reklamasi, saya hargai, saya senang,” ujarnya, Jumat (15/4/2016).

Hal itu disampaikan Ahok menanggapi rencana Komisi IV DPR dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang hendak menghentikan reklamasi di Teluk Jakarta. Pihaknya sangat menunggu hal itu bisa terwujud dan tidak akan mengajak rundingan terlebih dengan Menteri KKP Susi Pujiastuti.

“Ngapain rundingan? Saya sudah bilang, kalau ada yang bisa hentikan reklamasi, saya tepuk tangan saja. Saya reklamasi sendiri,” ujarnya.

Namun demikian, mantan Bupati Belitung Timur itu sebelumnya telah mengingatkan bahwa untuk menghentikan proyek reklamasi harus disertai pembuatan undang-undang. “Silakan saja, tetapi kalau mau, dia [DPR harus] keluarkan UU dan harus dibahas dengan Presiden dan UU harus diuji ke Mahkamah Konstitusi,” ujarnya, Kamis (14/4/2016).

Namun demikian, pihaknya berharap penghentian reklamasi itu jangan hanya sekadar akal-akalan untuk menekan pengusaha hingga timbul aksi kejahatan suap seperti yang dialami Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.

“Yang penting jangan akal-akalan untuk menekan pengusaha. Nanti semua kebijakan kayak Sanusi. Jadi, jangan pejabat menggunakan kekuasaan menekan pengusaha tanpa terang benderang,” tambah Ahok.

Komisi IV DPR bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah mengadakan rapat untuk membahas penghentian proyek Reklamasi Teluk Jakarta pada Rabu (13/4/2016).

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áDalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…