Halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi Jumat, 15 April 2016
Jumat, 15 April 2016 10:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Soloraya Hari Ini: Radya Pustaka Tutup Sementara

Solopos hari ini memberitakan kabar-kabar terkini di Soloraya.

Solopos.com, SOLO – Bupati Boyolali Seno Samodro meminta Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tarubatang, Kecamatan Selo, mempersiapkan agenda pemilihan kepala desa (pilkades) karena Pilkades 2013 resmi dinyatakan gagal.

Kabar ini menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (15/4/2016). Kabar lain yang menjadi headline halaman Soloraya Solopos hari ini adalah penutupan sementara Radya Pustaka.

Inilah cuplikan berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat, 15 April 2016;

PENGELOLAAN MUSEUM: Radya Pustaka Tutup Sementara

Keterlambatan pencairan dana hibah Radya Pustaka Solo mulai berdampak pada pengelolaan museum tersebut. Karyawan museum yang belum menerima gaji sejak Januari lalu tidak masuk kerja. Akibatnya mu seum terpaksa ditutup untuk pengunjung umum.

Informasi yang dihimpun Espos, selama sepekan terakhir museum tertua di Indonesia tersebut telah tutup tiga kali pada Minggu (10/4), Rabu (13/4), dan Kamis (14/4). Sebelumnya, Museum Radya Pustaka hanya buka terlambat atau tutup lebih cepat.

Anggota Komite Museum Radya Pustaka, S.T. Wiyono, mengakui salah satu alasan penutupan museum karena terlilit masalah keuangan lantaran dana hibah belum cair.

“Kemungkinan besar memang gara-gara telat gajian. Dari Januari lalu sampai sekarang, pegawai museum belum bayaran. Pihak komite sendiri tidak pernah mengarahkan museum tutup,” terangnya saat dihubungi Espos, Kamis siang.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

HARI TARI SEDUNIA: Mengenal Tari Lewat Mewarnai

Dewi Rahma, 8, mengamati sejenak gambar kartun penari pada selembar kertas di hadapannya, Kamis (14/4). Gambar itu memperlihatkan sosok penari berkostum tarian dari Kalimantan.

Siswa Kelas II SD Negeri (SDN) Tugu, Jebres, Solo itu lantas mengambil salah satu pensil warna dari kotak yang terletak tak jauh darinya. Setelah selesai dengan satu warna, Dewi pun mengambil pensil warna lainnya hingga gambar kartun penari tersebut terlihat lebih cerah dari sebelumnya karena dipenuhi dengan aneka warna.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KAWASAN EKONOMI: 40 Lembaga Keuangan Bersaing Ketat di Palur

Persaingan usaha lembaga keuangan di kawasan Palur, Kecamatan Jaten, Karanganyar, dinilai paling ketat dibandingkan wilayah lain di Bumi Intanpari. Informasi yang dihimpun Espos, terdapat lebih dari 40 lembaga keuangan di kawasan tersebut. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan lembaga keuangan di Karanganyar kota.

Eks pimpinan unit bank di Palur berinisial H menuturkan persaingan usaha di Palur paling kompetitif. Saat bertugas di Palur, dia sampai menjalankan operasi spionase kepada nasabah bank lain.

”Dulu saat di Palur, saya lebih suka men-take over nasabah bank lain. Kami buntuti nasabah tersebut, dekati, lalu kami tawarkan layanan yang lebih menggiurkan,” ujar dia, Kamis (14/4). Strategi tersebut diklaim H cukup berhasil. ”Dulu kami beradu layanan, utamanya suku bunga pinjaman. Kami menawarkan suku bunga yang sangat menggoda saat itu,” kenang dia.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KASUS IJAZAH PALSU: Bupati Minta Tarubatang Siapkan Pilkades

Bupati Boyolali Seno Samodro meminta Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tarubatang, Kecamatan Selo, mempersiapkan agenda pemilihan kepala desa (pilkades) karena Pilkades 2013 resmi dinyatakan gagal.

Hal ini disampaikan Bupati melalui surat No.141/0356/02/2016 perihal Pelaksanaan Pilkades Tarubatang yang ditujukan kepada Ketua BPD Tarubatang. “Dalam surat tersebut Bupati menyebut BPD dan Pemdes Tarubatang segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Selo dan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah Boyolali terkait pelaksanaan pilkades selanjutnya,” kata Penjabat (Pj.) Kades Tarubatang, Kristanto, saat ditemui Espos, di Kantor Desa Tarubatang, Kamis (14/4).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…