TANAMI DEMPLOT -- Penyuluh pertanian dan kelompok tani Kalijambe, Sragen menanami demplot dengan kacang tanah, Jumat (29/6/2012). Rencananya demplot yang berukuran 2.000 meter persegi itu akan dijadikan sebagai lahan percontohan pengembangan tanaman pepaya. (JIBI/SOLOPOS/Nenden Sekar Arum)
Jumat, 15 April 2016 12:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

PENYULUH SWADAYA
Sanden Berdayakan Penyuluh Pertanian Swadaya

Penyuluh swadaya akan diberdayakan untuk mendorong pembangunan sektor pertanian

Solopos.com, BANTUL– Kecamatan Sanden Bantul kini tengah memberdayakan penyuluh pertanian swadaya untuk mendorong pembangunan di sektor pertanian.

Selama ini, penyuluh pertanian hanya diisi dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL). Penyuluh pertanian swadaya diharapkan dapat membantu tugas penyuluh PNS dan THL yang selama ini telah bekerja di sektor pertanian.

Pemberdayaan penyuluh pertanian swadaya tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Penguatan Kelembagaan Penyuluh Kecamatan Sanden di Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BP3K) Kecamatan Sanden, Rabu (13/4/2016) lalu.

“Penyuluh pertanian swadaya juga dapat mengusulkan kegiatan di tingkat dusun melalui musyawarah dusun,” terang Sekretaris Camat (Sekcam) Sanden Rudi Suharto, Rabu (13/4/2016).

Sementara itu dalam rakor tersebut, para pihak juga sepakat memperkuat kapasitas kelembagaan penyuluhan. Mengembangkan kelembagaan di sektor ekonomi, mendampingi kelompok tani di sentra produksi pangan dan menjadikan BP3K sebagai Posko Pelaksana Pembangunan Pertanian.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…