Jumat, 15 April 2016 17:23 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

PEMBUNUHAN WONOGIRI
Identitas Mayat Terungkap, Korban Warga Probolinggo Jatim

Pembunuhan Wonogiri, identitas korban dugaan pembunuhan di Wonogiri terungkap

Solopos.com, WONOGIRI–Identitas mayat yang ditemukan di bawah Jembatan Kedung Ireng, Sendang, Wonogiri, terungkap. Korban merupakan warga Probolinggo Jawa Timur.

Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean, mengatakan pada Jumat (15/4/2016) pagi sudah ada lima orang yang mengaku kehilangan keluarga. Keluarga tersebut datang setelah ada informasi penemuan mayat di Wonogiri, hasil koordinasi polres lintas wilayah.

“Mereka datang tadi pagi. Ada lima orang yang datang, kami antar ke RSUD dr. Moewardi untuk memastikan apakah korban adalah keluarganya,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat. Setelah melihat korban, keluarga memastikan bahwa korban adalah keluarganya. “Keluarga yang datang adalah istri korban, satu anak dan keluarga,” kata dia.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban bernama Abdul Gani yang beralamat di Jl. Patimura Gang I, Semampir, Kraksaan, Probolinggo.

Windro mengatakan untuk selanjutnya jenazah akan dibawa keluarga ke Probolinggo untuk dimakamkan. Polres Wonogiri telah membuat berita acara penyerahan jenazah tersebut kepada istri yang disaksikan keempat korban lainnya.

“Selain itu [keluarga] juga membuat surat pernyataan bahwa korban benar-benar keluarganya, dengan didukung ciri-ciri jenazah,” kata dia.

Sementara itu terkait hasil sementara pemeriksaan dokter Forensik rumah sakit setempat, korban diperkirakan meninggal tiga hari yang lalu. Terdapat beberapa luka di tubuh korban. “Ada trauma di kepala yang tidak menyebabkan kematian tapi bisa membuat pingsan. Luka seperti bekas jeratan tali, memar di luar dan dalam leher. Hal itu dapat menyebabkan kematian dan diperkuat adanya organ dalam pada saluran napas paru-paru dan jantung menghitam,” kata dia. Hasil pemeriksaan juga menemukan ada luka bekas ikatan di tangan kanan dan di pergelangan kaki kanan.

Windro mengatakan sebelum dibuang korban diikat dengan posisi badan miring ke kanan.

Menurut Windro, ada dugaan korban merupakan korban pembunuhan. Meski begitu dia belum dapat memastikan lokasi pembunuhannya. “Saat ini kami dari Polres Wonogiri bekerja sama dengan Polres Probolinggo untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk lokasi pembunuhan, mungkin saja Wonogiri hanya menjadi lokasi pembuangan. Tapi tidak menutup kemungkinan juga menjadi lokasi pembunuhan. Semua masih dalam proses penyelidikan,” kata dia.

Seperti diketahui pada Kamis (14/4/2016) pagi, para nelayan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) menemukan mayat di bawah Jembatan Kedung Ireng, Sendang, Wonogiri. Mayat ditemukan dalam kondisi telanjang. Hanya bagian kepala saja tertutup plastik warna biru yang diikat dengan lakban hitam.
Kepala Desa Sendang, Budi Hardono, mengatakan hal itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. “Tidak ada identitas, mayat telanjang,” kata dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…