Wakapolda Jateng, Brigjend Pol Awang Anwarudin (depan, empat dari kiri) didampingi Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra (depan, lima dari kiri) dan perwira Polres Karanganyar, berfoto bersama para pelajar anti-narkoba, Jumat (15/4/2016) siang. (KUrniawan/JIBI/Solopos) Wakapolda Jateng, Brigjend Pol Awang Anwarudin (depan, empat dari kiri) didampingi Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra (depan, lima dari kiri) dan perwira Polres Karanganyar, berfoto bersama para pelajar anti-narkoba, Jumat (15/4/2016) siang. (KUrniawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 15 April 2016 14:15 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PEMBERANTASAN NARKOBA
Wakapolda: Terbukti Pakai Narkoba, Polisi Disikat

Pemberantasan narkoba Karanganyar terus digaungkan oleh kepolisian.

Solopos.com, KARANGANYAR-Wakapolda Jawa Tengah (Jateng), Brigjend Pol Awang Anwarudin, mendukung penuh upaya memerangi peredaran narkoba di Tanah Air yang digaungkan pemerintah.

Bahkan dia meminta hukum tetap ditegakkan bila ada anggota polisi yang terbukti terlibat narkoba. “Kebijakan pimpinan jelas, tak usah dipertanyakan lagi. Kalau ada yang terbukti, sikat saja,” ujar dia kepada wartawan seusai kunjungan di Mapolres Karanganyar, Jumat (15/4/2016).

Dia menjelaskan upaya pemberantasan narkoba juga dilakukan di internal kepolisian. Beberapa pekan terakhir digelar Operasi Bersinar Candi di wilayah Polda Jateng. Sasaran operasi tersebut adalah peredaran narkoba, para pengguna, dan penjualnya.

“Masalah narkoba ini sudah sangat darurat, karena peredarannya sangat masif. Membahayakan generasi muda kita. Narkoba sudah masuk ke pelosok-pelosok deda, dan anak sekolah. Kalau di internal Polri, kami lakukan tes urine kepada para personel,” tutur dia.

Di sisi lain, lebih dari 50 perwira Polres Karanganyar mengikuti tes narkoba secara mendadak, Jumat pagi, di depan masjid Polres. Kegiatan diikuti juga Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, dan Wakapolres Karanganyar, Kompol DR Rudi Hartono.

Hasil pengetesan tersebut, semua personel dinyatakan negatif dari obat-obatan terlarang. Kapolres menyatakan, tes urine kerap dilakukan bagi anggota polisi. Supaya hasilnya objektif, tes dilakukan mendadak. “Tes seperti ini akan terus kita lakukan,” terang dia.

Sedangkan Wakapolres mengatakan tes urine kepada anggota DPRD Karanganyar sudah tuntas. Sebanyak lima legislator yang sebelumnya tak mengikuti tes urine di Kompleks DPRD, mendatangi Mapolres Karanganyar, sehari berikutnya, Kamis (14/4/2016).

“Kita sudah selesaikan tes bagi para legislator, hasilnya negatif semua. Lima anggota DPRD yang sebelumnya tak ikut tes di gedung DPRD, sudah kami tes juga,” tutur dia. Wakapolres memastikan tes urine akan terus digencarkan di wilayah Karanganyar.

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Adhe Eliana, mengapresiasi langkah polisi melakukan tes dadakan urine kalangan wakil rakyat. Dia mengakui kegiatan tersebut tidak diberitahukan sebelumnya. Dia mendukung kegiatan itu dilakukan lagi di waktu yang akan datang.

“Saat hasilnya negatif, ya saya bersyukur sekali. Artinya kawan-kawan para anggota DPRD tidak ada yang terlibat narkoba. Pemeriksaan urine ini merupakan dukungan kawan-kawan legislator terhadap perang melawan peredaran narkoba,” kata dia.

 

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi mebel, Drafter, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Sekolah Pagesangan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Minggu pagi (17/9) lalu Rumah Banjarsari di kawasan Monumen ’45 Banjarsari, Kota…