Hantu penjaga bagunan tua (Huffingtonpost) Hantu penjaga bangunan tua (Huffingtonpost)
Jumat, 15 April 2016 22:50 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH MISTERI
Penampakan Hantu Penjaga Bangunan Tua Bawa Lentera

Kisah misteri penampakan hantu penjaga bangunan tua.

Solopos.com, SOLO – Sesosok bayangan misterius tertangkap kamera di sebuah bangunan tua Rye House di Hertforshire, Inggris. Sosok tersebut diyakini sebagai hantu penjaga yang masih setia menjaga rumah tersebut bahkan ratusan tahun setelah ia meninggal.

Paranormal menduga hantu itu merupakan penjaga setia Rye House sejak ratusan tahun lalu. Mereka percaya penjaga malam itu hidup sekitar abad ke-17.

“Kami tidak mencoba untuk menakuti orang. Kami selalu mencari kejelasan rasional dan logis, jadi kami sengaja melakukan investigasi di Rye House pada siang hari,” ujar salah satu paranormal, Mickey Gocool.

“Saya sudah melakukan investigasi sebagai paranormal selama 25 tahun dan saya yakin situs ini dan aktivitasnya,” lanjutnya seperti dilansir Huffingtonpost.co.uk, Kamis (14/4/2016).

Penjaga taman Rye House mengaku mengetahui nama penjaga tersebut. Ia juga mengetahui alasan mengapa rohnya masih menjaga di rumah itu hingga ratusan tahun, namun ia enggan membeberkannya.

“Dia adalah penjaga bersenjata untuk rumah itu. Ketika bangsawan tidur, ia berdiri sebagai penjaga. Ia membawa lentera dan berjalan di sepanjang dinding bangunan. Orang berpikir lampu yang sering terlihat di atap bangunan adalah dia,” lanjutnya.

Bagunan berusia 650 tahun, Rye House, dibuka untuk umum pada hari Minggu hingga 25 September 2016 mulai pukul 11.00 hingga 04.00 waktu setempat.

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….