Mikaila Ulmer (Elitereader.com) Mikaila Ulmer (Elitereader.com)
Jumat, 15 April 2016 05:10 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Ekonomi Share :

KISAH INSPIRATIF
Bisnis Minuman Lemon, Gadis Cilik Ini Raup Omzet hingga Rp145 Miliar

Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang gadis cilik asal Texas.

Solopos.com, AUSTIN — Adalah Mikaila Ulmer, 11, gadis cilik yang telah menjadi pebisnis sukses di usia belianya, karena menjual minuman lemon dalam botol kemasan.

Dari bisnis minuman lemon ini, Mikaila bisa meraup omzet sekitar Rp145 miliar. Minuman lemon Mikaila ini bermerek Beesweet Lemonade.

Kisah inspiratif Mikaila, bermula dari pengalamannya ketika disengat lebah dua kali, pada usia empat tahun. Mikaila sempat takut dengan lebah madu. Untuk mengalihkan rasa takut Mikaila ini, ibunya mendorong Mikaila mempelajari seluk beluk lebah madu.

Mikaila kecil menemukan fakta yang membuat hatinya tergerak untuk turut menghindari kepunahan lebah dan sekaligus memperbaiki kehidupan para peternak lebah. Di usia dininya, Mikaila bergagasan membuat sesuatu berbahan dasar madu, yang bisa dijual.

Gagasan Mikaila itu akhirnya berujung ke ide brilian membuat minuman segar lemon dalam kemasan. Ia mengadopsi resep minuman lemon nenek buyutnya, Helena.

Mikaila memberi rasa manis pada air lemonnya dengan mencampurkan madu, bukan gula. Selain madu, Mikaila juga mencampurkan mint dan biji rami.

Dikutip Solopos.com dari Celebritynetworth, Kamis (14/4/2016), kini Mikaila duduk di kelas VI. Minuman lemon kemasan miliknya telah dijual di 55 toko regional Texas, Oklahoma, Arkansas, dan Louisiana.

Mendapat untung besar, tak lantas membuat5 Mikaila lalai dengan tujuan dasarnya membuat minuman sehat lemon-madu ini. Ia aktif dalam kegiatan sosial dengan keuntungan yang ia raup. Kendati masih kecil, Mikaila dipercaya untuk memimpin lokakarya tentang penyelamatan lebah madu di Amerika Serikat.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…