Mustafa di serial Fatmagul (Youtube.com) Mustafa di serial Fatmagul (Youtube.com)
Jumat, 15 April 2016 20:45 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com TV Plus Share :

FATMAGUL ANTV
Mustafa Bertemu Fatmagul

Fatmagul Antv malam ini mengisahkan pertemuan antara Mustafa dan Fatmagul.

Solopos.com, SOLO — Mustafa di serial Fatmagul Antv malam ini, Jumat (15/4/2016), menemui Fatmagul. Sayang, kedatangan Mustafa justru membuat Fatmagul dan kakaknya, Rahmi, marah.

Di rumah keluarga Yasaran, Selim berpura-pura marah kepada Meltem, karena telah membuatnya tertekan sehingga memutuskan untuk bunuh diri. Resat tak ingin melewatkan momen tersebut. Ayah Selim itu berakting sebagai orang tua yang bijak.

Resat menasihati Meltem agar tidak menceriatakan apa yang terjadi antara dirinya dengan Selim kepada Perihan. Resat tak ingin nama keluarganya jatuh. Meltem menuruti Resat.

Sementara itu, Mustafa menelepon orang tuanya. Ia mengabarkan dirinya tak lagi menjadi sopir Erdogan. Mustafa berjanji akan menjemput orang tuanya.

Dalam keadaan kalut, Mustafa datang ke rumah Asude. Ia menumpahkan semua isi hatinya, lalu tiba-tiba mencium Asude. Mereka bercumbu, tapi tiba-tiba Mustafa berhenti.

Asude merasa Mustafa mempermainkannya. Ia menuduh Mustafa memanfaatkannya dan memposisikan Asude sebagai pelarian dari rasa bersalah Mustafa kepada Fatmagul.

Asude memberikan alamat rumah Fatmagul di Istanbul kepada Mustafa. Keesokan paginya, Mustafa datang ke rumah Fatmagul. Ia sedih melihat kotak lamarannya telah dihancurkan. Mustafa mengikat kain birunya di salah satu tiang di rumah Fatmagul.

Dari kejauhan, Mustafa melihat Karim pergi bersama polisi utusan Mehmet. Saat Karim pergi, Fatmagul melihat kain biru Mustafa. Lalu ia melihat mantan tunangannya itu. Akhirnya mereka bertemu. Fatmagul kesal kepada Mustafa dan mengatakan semua sudah telanjur terjadi. Rahmi menyusul Fatma dan mengusir Mustafa agar tidak mengganggu adiknya lagi.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…