Ichcha (www.aapkacolors.com) Ichcha (www.aapkacolors.com)
Kamis, 14 April 2016 14:33 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com TV Plus Share :

UTTARAN ANTV
Ichcha Menangis Memikirkan Veer

Uttaran Antv siang ini menceritakan kegundahan hati Ichcha memikirkan Veer.

Solopos.com, SOLO – Sumitra di serial Uttaran, Kamis (14/4/2016), mengatakan kepada Divya tentang rencana Mukta. Tetapi Divya menelpon Jogi terlebih dulu untuk minta ijin.

Jogi datang ke bank untuk membicarakan keperluan mendesak. Jogi meminta manager bank untuk memberinya pinjaman dengan menggadaikan asetnya. Ichcha mendatangi penjara untuk melihat beberapa catatan. Veer juga datang ke penjara.

Veer meminta Ichcha membantunya mencari tahu tentang istrinya. Sumitra menelpon Mukta dan memberitahunya untuk pulang secepatnya.

Veer menceritakan kepada Ichcha tentang kisahnya. Sementara Puskar membawa keluarga Chaudhari ke rumah untuk membicarakan tentang pernikahan Mukta.

Kosla bersama anak buahnya datang dan mengatakan pada Jogi Takur bahwa Puskar telah menggadaikan asetnya sebagai hutang dan dia memberikan waktu 2 hari untuk mengembalikan uangnya.

Jogi menceritakan kelakuan Puskar kepada anggota keluarga. Ia membuang barang-barangnya keluar rumah. Sumitra menampar Puskar dan mengusirnya. Mukta bertanya mengenai Puskar dan Jogi menjelaskan.

Ichcha dan Veer mencari beberapa file. Ichcha khawatir dan mulai menangis memikirkan Veer. Ichcha berfikir memberitahu Veer segalanya tentang dirinya, tetapi kemudian dia membatalkan niatnya itu.

Meethi mengingat omongan Aman. Ichcha bertanya pada Veer mengapa ia mencari istrinya yang dulu? Veer mengatakan ingin meminta maaf padanya. Puskar mengompori Sumitra untuk melawan Damini.

Jogi Takur mengatakan pada Mukta bahwa Kosla adalah temannya. Kosla memberika waktu pada Jogi 1 bulan untuk mengembalikan uangnya. Yuvraj dan teman-temannya mengolok-olokan Mukta. Meethi mengajak Mukta ke rumahnya.

Mukta memperkenalkan diri kepada Damini. Mukta memberitahu kalau ia adalah cucunya Jogi Takur. Meethi memberikan Mukta baju baru, tetapi Mukta menyukai gaun yang dikenakan oleh Meethi. Melihat mereka, Damini  serasa ingin menangis.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…