(JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani) Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani)
Kamis, 14 April 2016 09:30 WIB Indah Septiyaning W/JIBI/Solopos Solo Share :

RUSUNAWA SOLO
Timur TPU Purwoloyo akan Disulap Jadi Rusunawa

Rusunawa Solo di timur TPU Purwoloyo akan menampung 98 kepala keluarga.

Solopos.com, SOLO–Pemkot Solo berencana membangun satu unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) berada di timur Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purwoloyo, Jebres. Rusunawa tersebut bakal menampung 98 kepala keluarga (KK). Saat ini, Pemkot tengah mengajukan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Pusat untuk pembangunan rusunawa itu.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo Toto Jayanto mengatakan sesuai rencana pembangunan satu unit rusunawa dibangun di atas tanah hak pakai (HP) Pemkot Nomor 38. Tanah seluas 3.500 meter persegi yang disiapkan itu berada di timur TPU Purwoloyo.

“Satu tower rusunawa akan dihuni 96 keluarga reguler atau umum, dan dua khusus difabel,” kata Toto ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (13/4/2016).

Toto mengatakan penghuni rusunawa akan diprioritaskan bagi warga ber-kartu tanda penduduk (KTP) Kota Solo. Pihaknya akan memverifikasi lebih dulu para calon penghuni rusunawa. Verifikasi dilakukan terkait status penduduk, warga tidak mampu dan belum memiliki tempat tinggal. Saat ini, Toto mengatakan sudah mengajukan permohonan bantuan anggaran pembangunan rusunawa tersebut.

“Kami perkirakan pembangunan rusunawa akan dilaksanakan tahun ini atau paling lambat tahun depan,” katanya.

Toto optimistis rusunawa di timur TPU Purwoloyo tidak akan sepi peminat, meski keberadaannya tidak jauh dari TPU Purwoloyo. Berdasarkan data, Toto menyebutkan ada ratusan warga antre mendaftarkan diri sebagai calon penghuni rusunawa. Diakuinya, masih banyak warga yang membutuhkan hunian sebagai tempat tinggal. Sejauh ini, Toto mengatakan terus kebanjiran pendaftar rusunawa.

“Rusunawa timur TPU Purwoloyo nanti tidak diperuntukkan bagi warga bantaran Kali Anyar dan Kali Pepe yang terkena proyek Embung Tirtonadi,” kata Toto.

Toto mengatakan warga bantaran akan direlokasi ke rusunawa di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo. Pembangunan rusunawa TPA Putri Cempo akan dikerjakan pada bulan ini. “Tahun ini akan dibangun satu unit rusunawa dulu. Nanti akan dibangun satu unit lagi. Lokasinya nanti dibangun di tanah HP 19 dan 20,” tuturnya.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…