ilustrasi (JIBI/dok)
Kamis, 14 April 2016 08:55 WIB Sleman Share :

PENERIMAAN ANGGOTA POLRI
Antisipasi Joki dan Kunci Jawaban Beredar, Ini Strateginya

Penerimaan anggota Polri segera dimulai.

Solopos.com, SLEMAN – Polda DIY mulai membuka penerimaan anggota Polri secara terpadu baik yang akan masuk ke Akpol, Bintara maupun Tamtama hingga April 2016. Panitia daerah di Polda DIY meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya kunci jawaban saat tes akademik serta mengantisipasi adanya joki.

Waka Polda DIY Kombes Pol. Abdul Ghani menjelaskan, tahun 2016 memasuki tahun kedua proses penerimaan anggota secara terpadu. Sehingga tiap calon hanya bisa mendaftar di satu jalur dengan pilihan Akpol, Bintara maupun Tamtama. Pendaftaran secara online melalui Akpol hingga saat kemarin ada 84 pendaftar terverifikasi lolos administrasi baru satu pendaftar, Bintara 325 terverifikasi 31 pendaftar dan Tamtama 51 pendaftar tidak ada yang lolos terverifikasi. Ghani mengakui pihaknya turut mengantisipasi kemungkinan adanya joki dalam seleksi. Tak terkecuali ada pihak lain yang berupaya mencari keuntungan pribadi.

“Kami sudah memiliki tim pengawasan eksternal. Apabila media atau masyarakat memiliki informasi terkait adanya joki atau calo bisa menyampaikannya kepada kami tentu langsung kita tindaklanjuti. Karena kami berusaha agar proses ini benar-benar bersih,” tegasnya, Rabu (13/4/2016).

Kepala Biro SDM Polda DIY Kombes Pol Rinto Djatmiko menjamin pelaksanaan seleksi berlangsung secara bersih dan transparan. Menurutnya seluruh proses seleksi dipantau langsung Mabes Polri. Seperti tes akademik perlu diwaspadai jika beredar kunci jawaban sebaiknya masyarakat atau peserta tidak langsung percaya. Rinto juga meyakini banyak orang yang berusaha memanfaatkan kegiatan penerimaan Polri untuk mencari keuntungan pribadi.

“Kalau beredar kunci jawaban kalau mau dipakai itu brarti bohong, Karena jawaban masih di CD dan dipasword belum bisa dibuka. Memang pasti banyak orang yang berusaha memanfaatkan kegiatan ini, orang yang ingin jadi pahlawan. Tolong anggota bisa memonitor dan melaporkan,” ucapnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…