Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Kamis, 14 April 2016 19:15 WIB Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

PEMBUNUHAN WONOGIRI
Mayat Berlakban Ditemukan di Sendang

Pembunuhan Wonogiri diselidiki polisi menyusul ditemukannya mayat berlakban.

Solopos.com, WONOGIRI– Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di bawah jembatan Kedung Areng, RT 01/RW 01 Sendang, Wonogiri, Kamis (14/4/2016) pagi. Saat ditemukan, kondisi korban tak perpakaian dan kepala terbungkus plastik berlakban.

Korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 168 sentimeter dan berat badan sekitar 60 kilogram. Korban diperkirakan berusia 40 tahun. Korban pertama kali ditemukan mengambang di teluk waduk oleh para nelayan yang mencari ikan di Waduk Gajah Mungkur (WGM).

Posisi jembatan Kedung Areng berada di tepi WGM. Tidak ada identitas yang melekat di tubuh korban. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telanjang.

Namun pada bagian kepala tertutup kantong plastik berwarna biru dan diikat dengan lakban berwarna hitam. Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun ada dugaan korban merupakan korban pembunuhan.

“Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo. Kami masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab tewasnya korban,” kata Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean, saat ditemui wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis.

Windro mengatakan saat ini pihaknya juga telah menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya. “Informasi sudah kami sebar. Jika ada informasi, kami tindaklanjuti,” kata dia.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…