Haji lulung keseleo lidah saat komentari Audit BPK. (Istimewa/Youtube)
Kamis, 14 April 2016 15:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Politik Share :

MOST POPULAR YOUTUBE
Haji Lulung: Audit BPK Tidak Ada yang Tidak Bohong

Most popular Youtube kembali menjadi milik Haji Lulung.

Solopos.com, SOLO – Predikat seleb media sosial sepertinya pantas disematkan ke Pimpinan DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana. Tokoh yang dikenal dengan sebutan Haji Lulung ini kembali menghebohkan dengan pernyataannya.

Haji Lulung kembali “keseleo lidah.” Dia menyebut “Audit BPK tidak ada yang tidak bohong.” Dalam pernyataannya itu, Lulung sebenarnya ingin membenarkan audit BPK tentang penyimpangan dana yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Video itu diunggah oleh akun Pemprov DKI & Basuki TP (Ahok) – TyoJB di YouTube. Video berjudul “Keceplosan..!!! Haji Lulung Sebut Audit BPK Bohong, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sumber Waras“.

Video yang diunggah di laman https://www.youtube.com/watch?v=OGkqWkmtg_8 menjadi most popular Youtube hari ini, Kamis (14/4/2016).

Dalam video itu, diperlihatkan tayangan perdebatan Lulung dengan Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesian Corruption Watch (ICW) Febri Hendri.

“Sekarang pertanyaan saya, kalau menuduh seseorang itu tindak pidana ada korupsi, kita kan harus lihat ada perbuatan non-hukum ada kerugian negara.”

“Sekarang kita tanya Pak Lulung, Pak Lulung punya enggak, bisa enggak terjadi kerugian negara di situ (pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras)?” tanya Febri kepada Lulung

Lulung sempat diam sejenak.

“Oh iya, dong, sekarang begini, kita mau percaya sama BPK atau tidak? BPK itu lembaga audit yang berdasarkan undang-undang didirikan oleh negara.”

“Sekarang audit BPK itu, itu tidak ada yang tidak bohong,” kata Lulung.

Video itu lantas berakhir begitu saja. Insiden “keseleo lidah” ini bukan kali pertama terjadi pada Haji Lulung. Tokoh Tanah Abang ini sempat salah menyebut UPS dengan USB yang akhirnya menjadi cibiran di media sosial.

Bisa jadi lagu tuh sama Eka (Eka Gustiwana). Laporan BPK itu tidak ada yang tidak bohong. Wkwkwk setelah UPS jadi USB.. Yang tercatat! :D,” kata akun averroes.

lowongan pekerjaan
Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sekaten, Ritual dan Dakwah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (2/12/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Ilmu Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Awal Desember ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) dan…