Tujuh orang tewas setelah seorang bocah mencoba mengambil uang Rp8.800 dari sumur ini. (Phnom Penh Post/Dailymail.co.uk) Ilustrasi sumur (Dailymail.co.uk)
Kamis, 14 April 2016 19:00 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

MISTERI WONOGIRI
Ngaku Dipanggil Roh Halus, Warga Wonogiri Nyemplung Sumur

Kisah misteri dialami warga Ngadirojo, Wonogiri.

Solopos.com, WONOGIRI — Warga Dusun Kopek, Desa Jatimarto, Ngadirojo, Wonogiri, Miyem, 60, ditemukan di sumur rumah adiknya sambil berpegangan paralon, Kamis (14/4/2016) pagi.

Miyem mengaku sebelumnya tidur di rumahnya. Diduga dia berjalan ke sumur dalam kondisi tak sadar setelah mendapat bisikan dari roh halus.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kamis sore, kali pertama Miyem ditemukan suaminya, Setu, 65. Setu mencarinya setelah mengetahui istrinya tidak berada di kamar tidur. Semula saat bangun tidur pukul 04.30 WIB Setu mendapati istrinya tidak berada di kamar.

Lalu dia mencarinya untuk mengingatkan agar segera Salat Subuh. Lantaran tak menemukan istrinya dia bertanya kepada menantunya, Parsi, 34.

Namun, Parsi juga tidak mengetahuinya. Selanjutnya Parsi bersama Setu mencari hingga ke rumah adik Miyem, Miyarto, yang tak jauh dari rumah mereka. Saat mencari Parsi mendengar suara perempuan meminta tolong yang bersumber dari sumur rumah Miyarto.

Benar saja, saat mengecek sumur berkedalaman 22 meter itu Parsi mendapati Miyem memegangi paralon pompa air. Lalu Parsi meminta tolong warga.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Gunawan, kepada wartawan menyampaikan Miyem berhasil dievakuasi pukul 06.00 WIB.

Dia dievakuasi dengan cara ditarik tali yang ujungnya diberi keranjang. Saat diperiksa Miyem mengalami patah kaki kiri di bagian bawah mata kaki. Miyem langsung dibawa ke RS Kustati Solo untuk mendapat perawatan intensif.

“Ibu Miyem mengaku sebelumnya tidak sadar kalau ternyata berjalan ke sumur. Dia sadar setelah basah kuyup,” kata Gunawan mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean.

Kepala dusun setempat, Heri Purnomo, mengatakan berdasar keterangan kerabat, Miyem mengaku malam itu ada suara yang memanggil namanya. Lalu Miyem bangun dan keluar rumah ingin menemui yang memanggilnya.

Dia pun berjalan ke sumber suara yang memanggilnya itu. Namun ternyata sampai di lokasi dia tercebur ke sumur.

“Setelah basah kuyup beliau baru sadar sudah berada di sumur. Untungnya beliau lekas sadar sehingga bisa meminta tolong,” ucap dia

 

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…