Padmi menyajikan sompil yang merupakan makanan khas Kecamatan Patuk. (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Padmi menyajikan sompil yang merupakan makanan khas Kecamatan Patuk. (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Kamis, 14 April 2016 04:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KULINER GUNUNGKIDUL
1.001 Sompil Diperkenalkan, Atraksi Kesenian Disiapkan

Kuliner Gunungkidul, makanan tradisional diperkenalkan.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL- Festival Sompil akan diselenggarakan di Kecamatan Patuk, Minggu (24/4/2016) mendatang. Kegiatan itu digelar sebagai pengganti festival durian yang batal terlaksana di tahun ini karena panen yang menurun drastis.

Guna memeriahkan acara, kata Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi , penyelenggaraan festival juga akan menampilkan berbagai kesenian setempat. Rencananya kegiatan ini akan diselenggarakan di Desa Ngasemayu pada Minggu (24/4/2016).

“Kami akan siapkan 1.001 sompil bikinan masyarakat,” kata mantan Camat Ponjong ini.

Dia menjelaskan, sompil merupakan makanan tradisional sejenis lontong yang disanjikan dengan lauk berkuah. Ambar pun berharap festival ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa lebih mengenalkan potensi pariwisata di Kecamatan Patuk.

“Mudah-mudahan pengunjung mau datang ke festival ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, mengapresiasi sejumlah pihak yang mulai sadar untuk melakukan promosi sehingga wisatawan mau berkunjung. Dia menjelaskan, pembangunan pariwisata tidak hanya sebatas mengandalkan potensi, sebab partisipasi dari masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk membangun citra yang positif sehingga memberikan kesan yang baik kepada pengunjung.

“Jangan sampai salah dalam pengelolaan karena dampaknya akan fatal. Saya sangat mengapresiasi antusias warga dalam menyambut euforia wisata, tapi yang perlu diingat usaha ini bukan bisnis semata karena juga mempertimbangkan aspek yang lain,” kata Hary.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…