Para anggota Sasana Taijiquan RS JIH yang sedang berlatih di RS JIH, Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (11/4/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja) Para anggota Sasana Taijiquan RS JIH yang sedang berlatih di RS JIH, Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (11/4/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 14 April 2016 22:20 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Komunitas Taijiquan di Jogja, Berlatih untuk Kesehatan Berbuah Prestasi

Komunitas Taijiquan di Jogja sudah berdiri sejak tahun 2007, mereka bahkan sudah menuai prestasi

Solopos.com, SLEMAN–Sebagai sebuah sasana taijiquan, Sasana Taijiquan RS JIH memiliki motivasi untuk mengajak masyarakat hidup sehat. Sembari mendapatkan kesehatan, mereka juga bisa mencetak prestasi.

Ketua Sasana Taijiquan RS JIH Pudiarso Rahardjo mengatakan, sasana itu berdiri sejak 5 Februari 2007. Sasana ini didirikan oleh Dr Muh Nur Salam. Ia sempat terkena stroke dan diabetes. Kemudian, ia melihat latihan taijiquan di Sasana Happy.

Setelah ikut berlatih, ia kemudian mendirikan sasana di RS JIH. Seiring berjalannya waktu, anggota Sasana Taijiquan RS JIH menjadi 120 orang di mana anggota yang aktif berlatih sekitar 70 orang.

Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan seperti pensiunan pegawai negeri sipil, pengusaha, pengacara, notaris, dosen, dokter, hingga guru besar. Awalnya sasana ini dirancang untuk dokter dan perawat JIH. Namun, karena berdekatan dengan rumah penduduk, warga sekitar pun semakin banyak yang ikut.

“Tapi, latihan kami tidak hanya untuk anggota. Masyarakat yang ingin ikut, kami persilakan. Latihannya terbuka untuk umum,” ujar dia kepada Harianjogja.com di RS JIH, Sleman, Senin (11/4/2016).

Ia mengatakan, latihan dilakukan setiap  hari Senin dan Kamis pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB. Ada pula latihan setiap Rabu untuk memperdalam jurus dan setiap Jumat untuk jurus kipas satu dan dong yue satu. Setiap Selasa dan Sabtu digunakan untuk berlatih jurus 37.

Untuk pemula, bisa datang setiap Senin dan Kamis pukul 05.30 WIB untuk dilatih sendiri sehingga lebih cepat belajar. Jurus-jurus yang dilakukan selama latihan adalah kungfu master, jurus 8,16, 24, 42, 32, 20, pedang 32, pedang 42. Ada pula latihan dong yue setiap Kamis.

Selain latihan untuk kesehatan, anggota Sasana Taijiquan JIH juga aktif mengikuti kejuaraan. Berbagai prestasi telah didapatkan. Prestasi tersebut antara lain medali perunggu pedang 32 di Surabaya pada 2010, juara umum beregu jurus 24 di Solo, dan masih banyak prestasi lainnya.

Prestasi terbaru pada Kejuaraan Terbuka Taijiquan di Grha Sabha Pramana, UGM, Sabtu-Minggu (2-3/4). Pada kejuaraan itu, mereka bisa membawa pulang dua medali emas, satu medali perak, dan enam medali perunggu.

Selain itu, Sasana Taijiquan JIH juga aktif tampil dalam berbagai kesempatan seperti rutin tampil dalam Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), reuni, Museum Gunung Merapi, dan Car Free Day. Melalui kegiatan itu, mereka ingin berbagi semangat taijiquan dan membagi manfaat dari taijiquan seperti yang dirasakan para anggota.

Motivasi dari para anggota sasana berbeda-beda. Ada yang ingin memetik manfaat kesehatan dan ada yang memang suka berolahraga.

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…