Kamis, 14 April 2016 22:50 WIB JIBI/Solopos/Detik Semarang Share :

KISAH MISTERI
Ketua KONI Kota Semarang Temukan 2 Jenglot di Halaman Rumah

Kisah misteri kali ini datang dari Ketua KONI Kota Semarang, Ikhwan Ubaidillah, yang menemukan dua jengklot di halaman depan rumahnya.

Solopos.com, SEMARANG – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang, Ikhwan Ubaidillah, membuat kehebohan dengan sepasang jenglot yang ditemukan di rumahnya, di Perumahan Griya Rahaja Pendurungan, Semarang, Senin (11/4/2016). Sepasang jenglot yang diduga merupakan kiriman seseorang itu ditemukan di halaman rumahnya dengan posisi terpendam di dalam tanah.

Ikhwan menuturkan persitiwa itu terjadi Senin malam saat ia tengah berbincang dengan temannya di rumah. Tiba-tiba temannya itu mengaku merasakan aura aneh di sekitar rumah Ikhwan. Karena penasaran, pencarian pun dilakukan. Teman Ikhwan memiliki kemampuan merasakan sesuatu.

“Waktu itu kita lagi ngobrol tiba-tiba memang sempat ada suara letupan pelan. Kemudian dirasakan tamu saya, ada sesuatu yang aneh dan negatif,” kata Ikhwan, Kamis (14/4/2016).

Pencarian berhenti di gazebo, dan tukang kebun kemudian membongkar bagian bawahnya dan menggali tanah. Setelah menggali 60 cm ditemukan jenglot berambut panjang dengan panjang 50 cm. Dari wujudnya seperti berjenis kelamin perempuan.

Sang tamu ternyata masih merasakan hal aneh dan menyisir halaman rumah Ikhwan. Berikutnya di dekat pintu gerbang kayu tepatnya di bawah pohon Kamboja, tukang kembali menggali dan menemukan jenglot serupa yang kali ini seperti berwujud laki-laki.

“Ternyata benar ada jenglot di rumah saya. Padahal sebelumnya tidak pernah saya menemui itu waktu membongkar dan merenovasi rumah,” imbuh Ikhwan.

Menurut kalangan paranormal, lanjut Ikhwan, sepasang jenglot itu kiriman seseorang yang punya niat jahat kepada Ikhwan. Meski demikian, Ikhwan tidak takut dan justru menyimpan jenglot itu sebagai koleksi. Ia mengaku tidak memiliki masalah sehingga harus takut dengan kiriman berbau mistik itu.

“Dari pada membuat warga atau keluarga takut saya simpan saja di rumah,” tandas Ikhwan.

Diketahui ketua yayasan Lindu Aji itu memang gemar mengkoleksi barang antik. Bahkan halamannya yang cukup luas berhias bongkahan batu akik yang unik. Koleksinya itu sempat membuat heboh ketika tren akik terjadi setahun lalu.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…