Terpidana Abu Bakar Ba'asyir membacakan kesimpulannya pada sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/2/2016). Sidang ketiga ini mengagendakan pembacaan kesimpulan dan penandatanganan berkas acara pemeriksaan yang kemudian akan dikirim ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (JIBI/Antara Foto/Idhad Zakaria) Terpidana Abu Bakar Ba'asyir membacakan kesimpulannya pada sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/2/2016). Sidang ketiga ini mengagendakan pembacaan kesimpulan dan penandatanganan berkas acara pemeriksaan yang kemudian akan dikirim ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (JIBI/Antara Foto/Idhad Zakaria)
Kamis, 14 April 2016 18:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

Kabar Abu Bakar Baasyir Meninggal Dunia Hoax!

Abu Bakar Baasyir dikabarkan meninggal dunia.

Solopos.com, JAKARTA – Beredar kabar bahwa terdakwa terorisme Abu Bakar Baasyir (ABB) meninggal dunia di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ternyata itu hanyalah kabar bohong alias hoax.

Kabar Baasyir meninggal dunia itu dibantah oleh Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarkatan (Ditjen PAS), Akbar Hadi. Menurutnya pendiri organisasi Jamaah Islamiyah itu saat ini masih sehat wal afiat. ”Tidak benar ABB meninggal dunia, beliau masih melakukan aktivitas seperti biasa di dalam sel kamar huniannya,” ungkap Akbar sebagaimana dikutip Solopos.com dari laman Okezone, Kamis (14/4/2016).

Bantahan juga diutarakan asisten pribadi Baasyir, Hasyim Hasan. Ia menyebut pria yang akrab disapa Ustaz Abu itu sempat dijenguk oleh seorang putranya beberapa hari yang lalu. Saat itu kondisinya baik-baik saja. ”Tidak benar itu. Isu itu sudah dari kemarin. Tapi beliau sehat-sehat saja tidak ada masalah. Tadi juga ada petugas yang cek ke sana dan tidak ada masalah, jadi tidak benar kabar itu,” papar Hasyim seperti dilaporkan laman Liputan6.

Hasyim menambahkan Baasyir masih menempati sel isolasi dengan penjagaan super maximum security (SMS). Sehingga seluruh gerak-gerik maupun kondisinya dapat selalu terpantau dengan ketat. “Kemarin kami sudah mengusahakan agar tiga hal yang kita inginkan dikabulkan. Namun, belum juga dikabulkan Menko Polhukam dan Menkumham,” imbuhnya.

Tiga permintaan tersebut adalah Abu Bakar Baasyir diperbolehkan salat Jumat berjamaah, berjemur selama satu jam pada pagi hari, dan diizinkan bertemu dengan keluarga tanpa sekat.

lowongan pekerjaan
Bank Syariah Dana Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…