Jobplanet.com (Okezone) Jobplanet.com (Okezone)
Kamis, 14 April 2016 23:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internet Share :

HASIL SURVEI
Ini Bocoran Gaji Pekerja TI dan Pengembang Aplikasi

Hasil survei dan analisis Jobplanet memaparkan bocoran gaji pekerja TI dan pengembang aplikasi dan game.

Solopos.com, JAKARTA — Kebutuhan tenaga kerja yang mumpuni di bidang Teknologi Informasi (TI), di era digital seperti saat ini, makin tinggi. Namun nyatanya, persaingan antarperusahaan dalam memperebutkan tenaga kerja berkualitas justru makin ketat.

Padahal jumlah lulusan perguruan tinggi di bidang TI makin banyak. Karena itu tidak mengherankan bila banyak perusahaan rela memberikan gaji lebih tinggi untuk beberapa profesi di bidang TI.

Merujuk pada analisis obplanet.com, gaji rata-rata staf di bidang TI di Indonesia adalah Rp4 jutaan Sementara gaji rata-rata manajer di bidang TI adalah Rp8,5 juta. Angka tersebut didapat dari perhitungan rata-rata gaji bersih yang diterima, belum termasuk bonus dan tunjangan.

Analisis tersebut diolah dari informasi gaji 6.500 orang responden yang bekerja di bidang TI, yang terkumpul hingga akhir Maret 2016 di situs web Jobplanet.com. Mereka tersebar di 35 provinsi di Indonesia, yang juga merupakan pengguna Jobplanet. Perbandingannya, karyawan di level staf sebanyak 78% dan di level manajer sebanyak 22%.

Bocoran Gaji Profesi TI

Menariknya Jobplanet juga menemukan beberapa profesi TI dengan gaji rata-rata lebih tinggi di level staf dan manajer. Beberapa profesi itu antara lain project coordinator, software architect, dan konsultan enterprise resource planning (ERP).

Di level staf, profesi TI bergaji rata-rata paling tinggi adalah project coordinator dengan gaji rata-rata Rp5,6 juta, diikuti staf software architecture dengan gaji Rp523 juta, UI/UX developer dengan gaji Rp5 jutaan, staf ERP dengan gaji Rp5 juta, dan system engineer dengan gaji Rp4,625 juta.

Adapun pada level manajer, profesi-profesi bergaji rata-rata lebih tinggi adalah project manager dengan gaji Rp11,540 juta, diikuti ERP manager dengan gaji Rp11 juta, software architecture manager dengan gaji Rp9,65 juta, IT quality assurance manager dengan gaji Rp9,4 juta, dan information system manager dengan gaji Rp9 jutaan.

“Melalui analisis ini, Jobplanet ingin memberi gambaran gaji rata-rata para karyawan di bidang TI di Indonesia. Kami berharap informasi ini dapat memberi wawasan bagi karyawan di bidang TI serta membantu para pencari kerja, terutama dalam mengukur nilai profesionalisme mereka di mata perusahaan,” ujar Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, Kemas Antonius, seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (14/4/2016),

Gaji Rata-Rata Pengembang Aplikasi dan Game

Walau pengembang aplikasi dan game tidak termasuk dalam profesi di bidang TI yang menawarkan gaji tertinggi, seiring dengan pertumbuhan industri mobile dan digital, makin banyak lulusan di bidang TI yang melirik profesi tersebut. Di antara 6.500 responden Jobplanet, ada 517 orang pengembang aplikasi dan 32 orang pengembang game.

Jobplanet menemukan gaji rata-rata pengembang aplikasi di level staf mencapai Rp4,58 juta dan di level manajemen mencapai Rp9 jutaan. Sementara gaji rata-rata pengembang game di level staf adalah Rp3,2 juta dan di level manajer Rp6,5 juta.

Berdasarkan data yang terkumpul dari para responden di Jobplanet, rentang gaji para pengembang game di Indonesia dari level staf hingga manajer berkisar antara Rp1 juta hingga Rp15 juta. Sedangkan rentang gaji para pengembang aplikasi dari level staf hingga manajer berkisar antara Rp1 juta hingga Rp37 juta.

“Tentunya setiap perusahaan memiliki standar pengupahan karyawan yang berbeda-beda, tergantung pada kemampuan perusahaan serta kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki oleh SDM. Jobplanet berharap hasil riset ini bisa menjadi benchmark bagi para pencari kerja di bidang TI dalam mengukur potensi mereka, serta membantu mereka dalam menggapai karier terbaik sesuai dengan keahlian mereka,” tutur Kemas, sepertti dilansir Detik, Kamis.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…