Pembalap Mercedes Lewis Hamilton meloncat di podium setelah keluar sebagai juara dunia menyusul kememenangannya di GP AS. JIBI/Reuters/Adrees Latif
Kamis, 14 April 2016 12:35 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Balap Share :

FORMULA ONE 2016
Hamilton Kena Penalti Lima Grid di GP China

Formula One 2016 terutama di GP China akan menjadi pembuktian bagi Lewis Hamilton. Pembalap Mercedes Benz tersebut mendapatkan hukuman penaltim lima grid karena pergantian gearbox.

 

 
Solopos.com, SHANGHAI — Juara dunia bertahan Lewis Hamilton akan mendapat hukuman penalti lima grid untuk Grand Prix Formula 1 China pada Minggu karena dirinya melakukan pergantian gearbox, demikian dikonfirmasi tim Mercedesnya pada Kamis (14/4/2016).

“Akhir pekan ini akan berat,” kata Hamilton di situs media sosial berbagi foto Instagram, bersama gambar para penggemar yang menyambutnya di bandara Shanghai.

“Saya akan memulai dengan penalti lima grid karena pergantian gearbox, namun karena Anda semua saya mereasa berenergi, termotivasi, dan percata diri bahwa kami dapat menebus kerugian.” Berita ini kemudian dikonfirmasi oleh tim Mercedesnya, yang mencuit melalui Twitter bahwa mereka berpikir Shanghai merupakan tempat terbaik untuk mengambil penalti setelah gearbox mengalami kerusakan di Bahrain dan memerlukan pergantian.

Seorang pebalap harus menggunakan satu gearbox untuk enam ajang secara berurutan, dan penalti ini membuat posisi tertinggi Hamilton untuk memulai balap Minggu adalah dari posisi keenam.

Hal itu membuat Hamilton dapat berada di belakang menjelang balapan, di mana ia berharap dapat mengukir kemenangan pertamanya musim ini dan mengakhiri laju lima kemenangan beruntun rekan setimnya Nico Rosberg.

Hamilton tertinggal dari Rosberg, yang memenangi dua balapan pembukaan di musim ini, sebanyak 17 angka di klasemen.

Ia terakhir kali meraih kemenangan di Grand Prix AS pada Oktober, ketika ia sekaligus mengunci gelar juara dunia ketiganya.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…