Halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi Rabu, 13 April 2016
Rabu, 13 April 2016 11:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Soloraya Hari Ini: Serempetan Motor Berujung Maut

Solopos hari ini memberitakan kabar-kabar terkini di Soloraya.

Solopos.com, SOLO – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) gerobak kuning mendatangi Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) di Balai Kota, Selasa (11/4/2016). Kedatangan pedagang untuk menyampaikan berbagai persoalan pascarelokasi, Jumat (1/42016) lalu.

Kabar ini menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (13/4/2016). Kabar lain, Fredy Agus Prayitno, 19, warga RT 003/RW 003, Dusun Jatiagung, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, tewas setelah ditusuk senjata tajam (sajam) di sekitar Bundaran Pandawa, Solo Baru, Grogol, Selasa (12/4/2016) sekitar pukul 02.30 WIB.

Simak rangkuman berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu, 13 April 2016;

PENATAAN KOTA: Ke Balai Kota, PKL Minta Balik ke City Walk

Puluhan pedagang kaki lima (PKL) gerobak kuning mendatangi Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) di Balai Kota, Selasa (11/4). Kedatangan pedagang untuk menyampaikan berbagai persoalan pascarelokasi, Jumat (1/4) lalu. Pedagang meminta izin kembali menggelar dagangan di city walk Jl. Slamet Riyadi. Namun, per mintaan tersebut langsung ditolak Pemkot.

Berdasarkan pantauan Espos, Selasa, puluhan pedagang mendatangi DPP sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan pedagang tidak ditemui Kepala DPP, Subagiyo, lantaran menghadiri rapat paripurna di DPRD. Mereka ditemui Kasi Penataan dan Pembinaan PKL DPP, Didik Anggono, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP, Bambang M.B.S, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta perwakilan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KIPRAH RADIO: 12 Tahun Solopos FM Memberi Inspirasi

Ada yang meyakini era radio telah usai. Namun, anggapan itu tak terbukti. Solopos FM salah satunya. Radio yang masih satu grup dengan Harian Umum Solopos ini justru menunjukkan prestasinya yang kian cemerlang di usianya yang menginjak 12 tahun.

Tak hanya pendapatan dan keuntungan yang kian berkembang, konten-kontennya kian menghibur, mengedukasi, dan menginspirasi para pendengar. “Saya mengikuti perkembangan radio ini sejak awal berdiri. Sajian acaranya menurut saya bisa diterima pendengar dan diapresiasi masyarakat,” ujar Yanto Martono, penyiar Radio Solopos FM saat berbincang dengan Espos di sela-sela acara tasyakuran hari ulang tahun (HUT) ke-12 Radio Solopos FM di Griya Solopos, Selasa (12/4).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KASUS PEMBUNUHAN: Serempetan Motor Berujung Maut

Fredy Agus Prayitno, 19, warga RT 003/RW 003, Dusun Jatiagung, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, tewas setelah ditusuk senjata tajam (sajam) di sekitar Bundaran Pandawa, Solo Baru, Grogol, Selasa (12/4) sekitar pukul 02.30 WIB.

Fredy menderita luka tusuk di perut dan meninggal di RS dr. Oen Solo Baru. Informasi yang di him pun Espos, Selasa, kejadian bermula saat Fredy bersama kakak kandungnya, Riyadi Srihartanto, 30, dan temannya ber nama Wahyudi, 22, melewati kawasan Solo Baru. Fredy sendirian mengendarai sepeda motor, sementara Riyadi berboncengan dengan Wahyudi. Mereka berkendara dari arah Solo menuju Solo Baru.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KASUS NARKOBA: Bandar Narkoba Dibekuk, 350 Gram Sabu-Sabu Disita

Polresta Solo kembali menangkap bandar narkoba yang memiliki jaringan dengan gembong narkoba di Ibu Kota Jakarta. Data yang dihimpun Espos di Mapolresta Solo, Selasa (12/4), pelaku yang bernama Muhammad Mustofa alias Tofa bin Mustakim, 39, merupakan Bandar narkoba di wilayah Kota Bengawan yang dicari aparat selama ini. Warga Kampung Semanggi, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, itu juga salah satu pemasok narkoba cukup besar di wilayah Solo.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…