Pebulutangkis muda tunggal putra Indonesia Ihsan Maulana Mustofa kembali memukau di Korea Open 2015. Ist/badmintonindonesia.org
Rabu, 13 April 2016 20:35 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Raket Share :

SINGAPURA TERBUKA 2016
Ihsan Takluk Dari Lindan

Singapura Terbuka 2016 belum berpihak kepada pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa. Ihsan ditaklukkan Lin Dan di pertandingan pertama.

 

 

Solopos.com, JAKARTA — Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Ihsan Maulana Mustofa takluk dari pemain andalan Tiongkok Lin Dan dalam pertandingan pertama turnamen Singapura Terbuka 2016 yang digelar di Stadion Indoor Singapura.

“Saya bermain ragu-ragu tadi dan tidak seperti sebelumnya. Sejak awal tahun, saya seperti kehilangan momentum kepercayaan diri karena sering kalah pada putaran awal,” ujar Ihsan seperti tercantum dalam situs resmi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rabu (13/4/2016).

Ihsan kalah dalam dua game dari Lin Dan dengan skor 21-16, 21-19 selama 49 menit pertandingan putaran pertama turnamen tingkat superseries itu.

Pertemuan itu merupakan pertemuan kedua Ihsan dengan Lin Dan setelah Hong Kong Terbuka 2015. Di Hong Kong, Ihsan kalah dalam tiga game 17-21, 21-15, 14-21.

Atlet asal klub Djarum Kudus itu sempat unggul 8-7 dan 9-8 atas Lin Dan pada game pertama. Tapi, pemain peraih dua medali emas pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012 itu kembali mendominasi permainan hingga game pertama berakhir 21-16 untuk kubu Tiongkok.

Namun pada game kedua, Ihsan menapaki keunggulan dengan skor 3-1, 5-2, 8-5, 9-6, 15-13, dan 17-15. Meskipun Ihsan lebih dahulu mencapai poin 19, Lin Dan kembali unggul dan menutup pertandingan 21-19.

“Pengembalian saya banyak yang salah. Saya juga sering lupa kalau dia pemain kidal. Saya tidak mampu menjaga perolehan poin dan terlalu gampang buang poin,” kata Ihsan.

Meskipun tumbang pada laga awal, atlet asal Tasikmalaya itu mengaku terpacu untuk berprestasi pada turnamen-turnamen superseries sebagaimana rekannya Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie yang sering mencatatkan prestasi.

Indonesia sementara meloloskan satu wakil tunggal putra yaitu Jonatan Christie pada turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS itu. Jonatan lolos ke putaran kedua setelah menang 21-14, 21-16 atas wakil Malaysia Zulfadli Zulkiffli.

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…