Bajaj Qute Crash Test Safety. (Istimewa)
Rabu, 13 April 2016 14:30 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com/Newswire Roda 4 Share :

SEPEDA MOTOR BAJAJ
Bajaj 4 Roda Segera Masuk Indonesia, Amankah?

Sepeda motor Bajaj Qute merupakan suksesor bajaj tiga roda.

Solopos.com, SOLO – Sudah empat tahun sejak Bajaj Auto India memperkenalkan Qute FY17, suksesor bajaj seperti yang dikenal di Indonesia namun dengan empat roda. Kabarnya alat transportasi baru itu juga segera hadir di Tanah Air.

Anehnya, Qute justru dilarang beroperasi di negara asalnya karena dianggap membahayakan. Alhasil kini Bajaj secara eksklusif hanya memproduksi kendaraan itu untuk keperluan ekspor.

Seperti dilansir laman Rushlane, Selasa (12/4/2016), negara tujuan ekspor Bajaj Qute antara lain Turki, Rusia, Peru, dan Indonesia. Targetnya dalam setahun adalah 10.000 unit, sedangkan untuk bulan ini adalah 500 unit.

Tetapi meski dapat memuat empat orang, memiliki empat roda, setir, sabuk pengaman, empat pintu tertutup, dan satu bagasi belakang, perlu dicatat bahwa Qute bukanlah mobil. Kendaraan itu lebih pas disebut sebagai sepeda motor empat roda (quadricycle).

Menggendong mesin 216 cc DTS-I yang diadopsi dari sepeda motor Bajaj, Qute sanggup dipacu hingga 70 km/jam. Bobotnya juga termasuk ringan, yakni 450 kilogram atau 37 persen lebih ringan dari mobil city car terkecil di India, Tata Nano.

Sayangnya ketika diuji oleh New Car Assassment Program cabang Eropa (Euro NCAP) di Brussels, Belgia dengan standar rangkaian tes uji tabrak untuk mobil, hasil yang ditorehkan Bajaj Qute sangat mengecewakan.

Suksesor bajaj tiga roda itu hanya menghasilkan skor satu bintang dengan tingkat perlindungan penumpang dewasa (adult occupant) sebesar 28 persen ketika terjadi tabrakan frontal dengan kecepatan 60 km/jam.

”Struktur Bajaj Qute sangat tidak stabil, terjadi perubahan bentuk yang signifikan di banyak bagian setelah terjadi tabrakan. Tidak adanya airbag semakin menambah risiko kematian sopir dan penumpang baris depan,” demikian keterangan di laman Euroncap.

Meski begitu Bajaj Auto berpendapat Qute tetap lebih aman ketimbang sepeda motor serta lebih nyaman di kemacetan karena tidak perlu khawatir kepanasan atau diguyur hujan.

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…