Ilustrasi beras Bulog. (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi beras Bulog. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Rabu, 13 April 2016 11:40 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PERSEDIAAN BERAS
Stok Bulog Aman Hingga Lima Bulan

Rata-rata serapan per hari sebesar 775 ton GKP atau setara 392 ton beras.

 

Solopos.com, JOGJA-Perum Badan Urusan Logistis (Bulog) Divre DIY menjamin stok beras rastra aman untuk lima bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Divre DIY M Sugit Tedjo Mulyono mengatakan, per 11 April 2016, serapan gabah kering panen (GKP) sebesar 11.273 ton atau setara dengan 5.583 ton. Rata-rata serapan per hari sebesar 775 ton GKP atau setara 392 ton beras.

“Untuk stok yang dimiliki saat ini sebesar 21.500 ton beras. Stok tersebut cukup untuk lima bulan ke depan yaitu Mei sampai September karena April sudah disalurkan,” ungkap dia kepada Harian Jogja di kantornya, Senin (12/4).

Capaian itu jika dibandingkan target 62.500 ton untuk 2016 masih cukup jauh. Pencapaian saat ini masih sekitar 30% dari target. Idealnya, hingga April 2016, serapan sudah mencapai 40%. Hal itu disebabkan banyak gabah yang roboh sehingga kualitas gabah turun. Dalam melakukan serapan, Perum Bulog Divre DIY didukung mitra-mitra, satuan tugas, dan gabungan kelompok tani.

Jumlah satgas yang semula dua ditambah menjadi empat. Setiap hari, mereka selalu berada di lapangan dengan pembagian wilayah Jogja dan Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunugkidul. Sementara itu, untuk gapoktan ada 15 unit yang bekerja sama dengan Perum Bulog Divre DIY

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…