Ilustrasi judi kartu. (Publicdomainpictures.net) Ilustrasi judi kartu. (Publicdomainpictures.net)
Rabu, 13 April 2016 01:40 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PENYAKIT MASYARAKAT
Warga Purwomartani Sulap Pos Ronda Jadi Arena Judi

Demi memuaskan hasratnya untuk bermain judi mereka nekat menyulap pos ronda menjadi arena judi, Senin (11/4/2016) dinihari.

 

 

Solopos.com, KALASAN – Tindakan sejumlah warga Dusun Bromonilan, Purwomartani ini tak layak untuk diapresiasi. Demi memuaskan hasratnya untuk bermain judi mereka nekat menyulap pos ronda menjadi arena judi, Senin (11/4/2016) dinihari.

Kelima warga Purwomartani itu antara lain AS, NG, WW, SM dan seorang warga Maguwoharjo, Depok berinisial SH. Mereka berumur antara 30 hingga 40 tahun.

Kapolsek Kalasan Kompol Heli Wijiyatno menjelaskan, pihaknya menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait tindakan perjudian di sebuah pos ronda. Para pelaku menyalahgunakan pos tersebut untuk berjudi secara berjamaah. Mereka bukan sekedar bermain namun juga bertaruhan sejumlah uang.

Pos ronda tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk menjaga kamtibmas secara bergantian, tetapi justru dimanfaatkan untuk menghelat penyakit masyarakat. “Mereka sengaja melakukan di pos ronda. Sempat kami sanggong baru sekitar pukul 01.20 kita grebek,” terang dia, Selasa (12/4/2016).

Penggerebekan itu dilakukan sekaligus dalam rangka operasi sikat judi. Menurut Heli, operasi serupa sebenarnya kerap digelar di Kalasan untuk menekan penyakit masyarakat. “Kemarin kami sita barangbukti uang tunai Rp250.000 dan dua bungkus kartu untuk berjudi,” imbuhnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…