Ilustrasi penyadap nira (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Ilustrasi penyadap nira (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Rabu, 13 April 2016 11:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

PENYADAP NIRA
Perlu Pohon Kelapa yang Tak Terlalu Tinggi

Penyadap nira bekerja dengan penuh resiko

Solopos.com, KULONPROGO– Guna meregenerasi profesi penyadap nira kelapa maka perlu dikembangkan riset mengenai pohon kelapa yang tidak terlalu tinggi. Hal ini sebagai usaha untuk memudahkan para penyadap nira kelapa dalam melakukan aktivitasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Sri Hermintati menjelaskan bahwa profesi penderas nira semakin terancam. Selain usia para penyadap saat ini yang semakin tua, generasi muda juga masih banyak yang enggan melanjutkan profesi ini.

“Jika masih muda tidak mau, terlihat sulit karena pohonnya tinggi-tinggi,” ujarnya, Selasa(12/4/2016).

Karena itu, pihaknya berupaya agar ada riset yang mampu memberikan solusi efektif. Ia menjelaskan bahwa jika pohon kelapanya tidak terlalu tinggi maka kemungkinan akan mempermudah penderas nira sekaligus menarik perhatian kalangan muda.

Pasalnya produksi gula kelapa Kulonprogo sendiri sudah merambah ke pasar internasional. Secara tidak langsung ini menjadi penanda bahwa profesi ini bisa menjamin kesejahteraan masyarakat.

Terlebih lagi, pemkab Kulonprogo terus berusaha membantu pengembangan produk ini salah satunya dengan mempertemukan produsen gula kelapa dengan pembeli asing secara langsung.

lowongan pekerjaan
SALES ENGINEER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Kementerian Riset Teknologi dan…