Menkominfo Kerja Sama dengan Baidu (Detik) Menkominfo Kerja Sama dengan Baidu (Detik)
Rabu, 13 April 2016 09:00 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internet Share :

PEMBLOKIRAN SITUS
Kemenkominfo Kesulitan Blokir Situs Dewasa

Pemblokiran situs dewasa ternyata sulit dilakukan Kemenkominfo, mengapa?

Solopos.com, CIREBON — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ternyata tengah menyusun situs yang masuk daftar putih atau white list. Situs itu sebagai filterisasi atau memblok terhadap konten berbau pornografi, perjudian dan lainnya yang masuk black list.

Sebagaimana dilansir Okezone, Selasa (12/4/2016), kabar itu diungkap oleh Menkominfo Rudiantara, seusai menggelar talkshow di Studio RRI Cirebon, Senin (12/4/2016) kemarin.

“Ini diistilahkan bukan menyembuhkan orang sakit, melainkan membuat orang sehat. Saat ini baru ada sekitar 20.000 situs yang masuk kategori white list. Pekerjaan berat dan luar biasa ini harus memastikan situs tersebut layak dan bagus untuk dunia pendidikan seperti di sekolah dan pesantren,” ujarnya.

Sementara untuk target tahun 2016, pihaknya berharap dapat mengumpulkan sebanyak 40.000 situs putih mulai dari hilir hingga ke hulu. “Kalau di hulu, kita memastikan bagaimana masyarakat Indonesia khususnya dunia pendidikan. Termasuk pesantren, bagaimana membuat konten-konten yang masuk white list,” terangnya.

Saat ini, lanjut Rudiantara, Kemenkominfo sudah memblokir sekitar 800.000 situs, porsi paling besar sekitar 90% diisi oleh konten pornografi. “Sampai saat ini sudah hampir 800.000 situs yang sudah diblok. Paling banyak atau 90% itu terkait masalah pornografi sisanya seperti kekerasan dan perjudian. Soalnya kan pornografi itu di kita enggak boleh. Tetapi di luar sana legal dan punya industri sendiri. Kalau kita blok 10 muncul 20, kita blok 50 mungkin muncul 100,” bebernya.

Di sisi lain, terang Rudiantara, dalam konteks information dan communication technology (ICT), Indonesia berada di posisi keempat se-Asean setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bila berdiam diri, Vietnam juga tengah mengejar dengan menggagas sejumlah program dengan tujuan 2019 bisa menjadi negara kedua di Asean setelah Singapura.

Karena, Indonesai tidak bisa mengejar Singapura. Sebab, dari segi wilayah, negaranya jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia. “Singapura bisa lebih kecil dari Kabupaten Cirebon. Tapi, dari segi wilayah negara mereka berdiri sendiri. Namun, bila dengan Jakarta, bisa dikatakan 11-12 lah,” tambahnya.

Mengingat luas wilayah Indonesia terlalu besar, pihaknya berusaha untuk perluasan jaringan ke seluruh pelosok Tanah Air. Salah satunya yakni dengan program yang telah digagas yakni jaringan 4G diharapkan dapat mengakselerasinya.

“Diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif digital di Indonesia. Sehingga, dapat bersaing di tingkat regional bahkan di dunia,” katanya.

Selain itu, dari segi infrastruktur Indonesai telah menggagas program Palaparing atau pemasangan jaringan dari pelosok barat hingga timur Indonesia. Karena cakupannya luas, sehingga pemerintah saat ini tengah menyelesaikan kontak perjanjiannya saja.

“Bisnisnya bisa mencapai sekitar Rp21 triliun. Sehingga, ibukota dan kabupaten yang masih di pelosok bisa dilayani dan menikmati jaringan Internet ini,” bebernya.

Terdapat 766.394 konten negatif di Internet. “Kami telah blokir 753.497 untuk situs dewasa, sisanya konten lain misalnya pelanggaran hak cipta, narkoba, perdagangan ilegal, obat dan makanan yang palsu, termasuk yang radikal,” terangnya.

Dari 27 situs terindikasi berisi konten radikal, 24 situs telah diproses untuk pemblokiran dan tiga situs masih perlu didalami. Berikut ini 24 situs radikal yang telah diblokir seperti dikutip dari Kominfo.go.id: 

  1. https://abdulloh7.wordpress.com/
  2. hhttp://ruju-ilalhaq.blogspot.co.id/
  3. http://fursansyahadah.blogspot.co.id/
  4. https://karawangbertawhid.wordpress.com/
  5. http://terapkan-tauhid.blogspot.co.id/
  6. https://arrhaziemedia.wordpress.com/
  7. http://syamtodaynews.xyz/
  8. https://anshardaulahislamiyahnusantara.wordpress.com/
  9. http://jihadsabiluna-dakwah.blogspot.co.id/
  10. http://kupastajam.blogspot.co.id/
  11.  https://mabesdim.wordpress.com/
  12.  http://anshorullah.com/
  13. http://ajirulfirdaus.tumblr.com/
  14. http://batalyontauhidwassunnahwaljihad.blogspot.co.id/
  15. http://anshoruttauhidwassunnahwaljihad.blogspot.co.id/
  16. https://jalanallah.wordpress.com/
  17. https://religionofallah.wordpress.com/
  18.  http://daulahislamiyyah.is-great.org/
  19. http://ummatanwahidatan.is-great.org/
  20. http://metromininews.blogspot.co.id/
  21. http://al-khattab1.blogspot.co.id/
  22.  http://fadliistiqomah.blogspot.co.id/
  23.  https://daulah4islam.wordpress.com/
  24.  www.muharridh.com

Selain situs-situs berkonten radikal tersebut, Kementerian Kominfo  juga menerima laporan masyarakat terkait adanya akun di media sosial yang isinya  mengandung  konten pornografi anak. Akun tersebut juga sedang dalam proses untuk diblokir.

LOWONGAN PEKERJAAN
SDIT AL IKHLASH COLOMADU KRA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Meme, Tiang Listrik, dan Humor Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (21/11/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, esais yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com. Solopos.com, SOLO–Setelah foto dirinya terbaring sakit dengan berbagai peralatan medis menempel di tubuhnya beberapa waktu lalu…