Ilustrasi Sabu-Sabu (JIBI/Solopos/Reuters) Ilustrasi sabu-sabu (JIBI/Solopos/Reuters)
Rabu, 13 April 2016 21:15 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Sragen Share :

NARKOBA SRAGEN
Bawa SS, Warga Sumberlawang Ditangkap Polisi

Narkoba SS, penangkapan warga Sumberlawang dilakukan di Kampung Cantel Wetan.

Solopos.com, SRAGEN–Jajaran Satuan Narkoba Polres Sragen menangkap Suwarsono, 37, warga Dusun/Desa Jati RT 023/RW 008, Sumberlawang, Sragen, Selasa (12/4/2016) malam. Setelah menggeledah pakaian Suwarsono, polisi menemukan satu bungkus plastik bening berisi sabu-sabu (SS).

Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Purnomo menjelaskan Suwarsono merupakan target lama yang sudah diawasi gerak-geriknya. Penangkapan terhadap Suwarsono bermula ketika warga yang melapor adanya transaksi narkoba di jalan Kampung Cantel Wetan, RT 003, RW 011, Sragen Tengah. Mendapati laporan itu, polisi lantas mengamati lokasi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, polisi mendapati seorang pengendara sepeda motor Supra X berhenti di lokasi. Tak lama kemudian, seorang pengendara sepeda motor Suzuki Satria datang menghampirinya.

Setelah pertemuan itu, pengendara Supra X, Suwarsono, melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Polisi berusaha mengejar di belakangnya. Dia baru bisa dihentikan setibanya di depan lampu lalu lintas di simpang empat Cantel.

”Kami menggeledah dia di lokasi dengan disaksikan oleh warga sekitar. Dia menyimpan barang itu di saku kecil celana jin bagian depan sebelah kanan. Barang itu dibungkus plastik bening dan dilapisi lakban putih,” kata Joko Purnomo kepada Solopos.com, Rabu (13/4/2016).

Selain satu bungkus SS yang seberat ¼ gram, polisi juga menyita satu ponsel merk Nokia warna merah serta sepeda motor Supra X berpelat nomor AD 6317 HY. Tersangka lalu dibawa ke Mapolres Sragen untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ”Menurut pengakuan dia, tersangka masuk kategori pemakai SS. Dia bukan pengedar SS,” jelas Joko Purnomo.

Sesuai UU No. 35/2009 tentang Narkoba, pengguna SS masuk kategori korban yang harus direhabilitasi. Kendati demikian, kata Joko, polisi tetap menetapkan Suwarsono sebagai tersangka. ”Penyidikan tetap berlanjut. Dia tetap harus mengikuti sidang. Majelis hakim di pengadilan nanti akan menentukan apakah tersangka akan direhab atau tidak,” papar Joko.

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….