Berbagai model baju koko dijual di Toko Azzikra Beringharjo, Selasa (12/4/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Berbagai model baju koko dijual di Toko Azzikra Beringharjo, Selasa (12/4/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 13 April 2016 18:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

MUBENG BERINGHARJO
Belanja Baju Koko di Pasar Beringharjo

Mubeng Berignharjo ini kali ini berhenti di pedagang baju koko

Solopos.com, JOGJA-Dua bulan jelang Ramadan, toko pakaian muslim sudah mulai melengkapi koleksi-koleksinya. Seperti terlihat di Pasar Beringharjo Pusat Grosir Metro Beringharjo PB 1 Lantai II C II, yakni di Toko Azzikra.

Di toko ini, khusus menyediakan baju koko. Berbagai ukuran dan motif disediakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Mulai dari model koko, gamis, hingga setelan atau yang biasa dikenal dengan sebutan Pakistan.

Karyawan Toko Azzikra Umar mengatakan, berkaca dari tahun lalu yang sampai kehabisan setok, Ramadan tahun ini Azzikra akan memperbanyak setok baju koko.

“Kemarin [Ramadan 2015] sampai kehabisan size. Adanya tinggal S. Persediaan kurang,” kata Umar, Selasa (12/4/2016).

Ia berdalih saat Ramadan 2015 lalu, Toko Azzikra baru satu bulan beroperasi sehingga stok barang belum komplit.

Saat ini, berbagai ukuran, motif, dan warna telah tersedia. “Ada motif songket. Motif batik juga ada,” kata Umar sembari menunjuk salah satu baju koko yang dipajang di atas etalase.

Baju koko ini menonjolkan aksen bordir yang rapi dan lembut sehinga terlihat bernilai mahal.

Harga ecer yang ditawarkan di Azzikra mulai dari Rp80.000 hingga Rp150.000. Sementara harga grosir dijual di kisaran Rp80.000 dan Rp90.000 per potong.

Sementara untuk model pakistan yang menggunakan kain katun polino dibanderol Rp135.000. Model gamis yang menggunakan bahan katun lebih tebal dijual lebih mahal di kisaran Rp180.000. Khusus koko lengan panjang di jual lebih mahal dengan selisih mulai Rp10.000 hingga Rp20.000.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…