Padmi menyajikan sompil yang merupakan makanan khas Kecamatan Patuk. (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Padmi menyajikan sompil yang merupakan makanan khas Kecamatan Patuk. (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Rabu, 13 April 2016 22:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KULINER GUNUNGKIDUL
Kenalkan Makanan Tradisional, Kecamatan Patuk Gelar Festival Sompil

Kuliner Gunungkidul, makanan tradisional diperkenalkan.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL- Festival Sompil akan diselenggarakan di Kecamatan Patuk, Minggu (24/4/2016) mendatang. Kegiatan itu digelar sebagai pengganti festival durian yang batal terlaksana di tahun ini karena panen yang menurun drastis.

Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi mengatakan, festival sompil merupakan festival makanan tradisional asli Patuk. Untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, pengunjung hanya butuh merogoh kocek Rp5.000.

Sebagai gantinya, warga yang datang akan mendapatkan seporsi sompil yang dicampur dengan kuah sayuran.

“Bagi masyarakat Patuk, sompil sudah familier. Tapi bagi masyarakat luar tentunya masih terasa asing dan bertanya-tanya apakah itu sompil? Jadi kami mencoba menggelar festival makanan ini,” kata Ambar kepada awak media, Rabu (13/4/2016).

Dia megakui penyelenggaraan Festival Sompil merupakan pengganti Festival Durian yang rutin digelar sejak 2013 lalu. dikarenakan panen yang menurun drastis, maka pesta durian batal digelar dan digantikan dengan festival makanan tradisional khas Patuk.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…