Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP J. Permadi (kiri) menunjukkan barang bukti narkoba hasil Operasi Bersinar 2016, Rabu (13/4/2016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP J. Permadi (kiri) menunjukkan barang bukti narkoba hasil Operasi Bersinar 2016, Rabu (13/4/2016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 13 April 2016 15:55 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

KASUS NARKOBA
Polda DIY Tangkap 58 Tersangka Kasus Narkoba

Kasus narkoba di DIY dalam Operasi Bersinar sudah berhasil menjerat 58 pelaku

Solopos.com, SLEMAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY menangkap 58 orang pelaku penyalahgunaan narkoba dalam operasi berantas sindikat narkoba (Bersinar) 2016 yang digelar sejak 21 Maret hingga 19 April mendatang.

Meski demikian dari banyaknya pelaku yang ditangkap belum sepenuhnya menyentuh sindikat edar gelap narkoba.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda DIY AKBP J. Permadi menjelaskan, pihaknya mengungkap 39 kasus selama tiga pekan dengan menangkap 58 tersangka. Sebanyak 13 tersangka diantaranya pengguna atau pecandu dan langsung diajukan untuk rehabilitasi melalui proses assesment.

Sedangkan, 45 tersangka ditahan karena terdeteksi sebagai pengedar narkoba. Sayangnya, meski banyak yang ditangkap, barangbukti yang disita pun tidak terlalu banyak, hanya sabu-sabu dengan berat 2,69 gram dan ganja 5,1 gram. Permadi beralasan, minimnya barang bukti, karena para pelaku telah habis menjual dan memakai barang tersebut.

“Sudah banyak yang dipakai juga dan kami hanya menemukan sisa-sisa. Ada yang kami tahan dan rehabilitasi,” terangnya dalam konferensi pers di Ruang Rapat Ditresnarkoba, Rabu (13/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…