Ilustrasi penusukan (JIBI/Harian Jogja/Dok.) Ilustrasi penusukan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Rabu, 13 April 2016 09:35 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

DUA PETUGAS PAJAK DIBUNUH
Pelaku Pembunuhan Miliki Tunggakan Pajak Rp14 Miliar

Dua Petugas Pajak di KPP Sibolga, Sumatra Utara tewas dibunuh orang yang ditagih pajak.

Solopos.com, JAKARTA – Pembunuh anggota Juru Sita Pajak Negara (JSPN) di KPP Sibolga Parada Toga Fransriano Siahaan dan pegawai honorer Kantor Pelayanan Pajak Gunung Sitoli Soza Nolo Lase adalah seorang bos pengumpul getah karet. Namanya Agusman Lahagu.

Direktur P2 Humas Ditjen Pajak Mekar Satria Utama mengatakan, Agusman sudah lama menunggak pajak. Tunggakannya mencapai miliaran rupiah.

“Inisialnya AL, jumlah tunggakannya memang miliaran rupiah,” kata Satria saat dihubungi detikcom lewat telepon, Rabu (13/4/2016).

“Tunggakan tersebut berasal dari penetapan dua tahun pajak, yaitu tahun 2010 dan 2011,” sambungnya. Satria mengatakan dirinya tak bisa mengungkap detail jumlah tunggakan tersangka.

“Itu bagian dari rahasia wajib pajak yang tidak bisa diberikan,” jelasnya. Namun Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua menyebut Agusman menunggak pajak hingga Rp14 miliar rupiah.

Agusman hingga kini masih diperiksa intensif oleh pihak kepolisian. Akan dicari tahu apa pemicu yang menyebabkan Agusman tega menikam Parada dan Soza dengan pisau hingga tewas.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…