Cuitan TNI AU tanggapi artikel di blog Portal Piyungan. (Istimewa/Twitter)
Rabu, 13 April 2016 15:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Diminta TNI AU Koreksi Artikel, Blog Piyungan
Ada Admin Caper

Akun twitter @_TNIAU meminta blog Portal Piyungan mengoreksi berita.

Solopos.com, SOLO – Akun Twitter @_TNIAU meminta klarifikasi blog Portal Piyungan yang dinilai menyebar berita fitnah. Portal yang dulu bernama PKS Piyungan ini telah mengunggah artikel dengan judul yang tidak tepat.

Akun Twitter TNI AU meminta Portal Piyungan untuk mengoreksi artikel berjudul “[CATATAN] TNI AU Diusir Lion Air dari Halim, Singapura di Belakang Lion Air?” Menurut akun @_TNIAU, artikel itu berisi informasi yang tidak tepat.

Baca Juga: Bukan Cuma Ratna Sarumpaet, Fahri Hamzah Pernah di-Skakmat Akun TNI AU

Menurut akun ini, Bandara yang tertulis dalam artikel itu bukanlah bandara landasan pacu pesawat TNI. TNI AU juga tidak diusir seperti tuduhan yang dimaksud. Admin akun Twitter itu lantas meminta Portal Piyungan untuk tabayyun atau mengoreksi diri.

Sayangnya, permintaan untuk mengoreksi pada 7 Maret 2016 itu tidak digubris sama sekali. Berselang lebih dari satu bulan, akun @_TNIAU kembali menyindir akun Twitter Portal Piyungan.

Awalnya, akun ini mengoreksi pemberitaan Kompas. Namun, sejumlah akun followers tampaknya kembali menyinggung kesalahan penulisan Portal Piyungan itu. Hal ini lantas ditanggapi akun resmi TNI AU.

“Anda sudah klarifikasi berita ttg “Lanud Halim dibeli Singapura” belum? Masih belum juga tahu arti tabayyun?,” tulis TNI AU, Rabu (13/4/2016).

Akun ini bahkan menyebut Portal Piyungan blog pengecut dan kemaki (sombong). @_TNIAU juga beberapa kali melontarkan candaan.

Baca Juga: Begini Gaya Kocak TNI AU Balas Komentar Nyinyir Ratna Sarumpaet

“Tapi ini @kompascom yg punya kredibilitas yg sudah teruji, bukan media online pengecut seperti @maspiyungan #dmmp,” kata @_TNIAU. “Kecamatan Piyungan itu sangat dekat dengan AAU dan Lanud Adisutjipto Jogja. Kami minta dia tabayyun ke AAU atau Lanud saja tdk mau. Kemaki.”

“Tenang, Airmin baru pakai jurus “Kungfu Satu Jari”. Belum mengeluarkan “Kungfu Peremuk Tulang” apalagi “Dewa Petir,” candanya mengomentari tanggapan followers.

Berkali-kali di-mention, akun Portal Piyungan kembali tidak menggubris. Blog yang memakai akun @maspiyungan ini malah mengunggah sindiran-sindiran ke @_TNIAU.

“Ada admin caper :),” @maspiyungan. “wah kalau @_TNIAU ikut2an serang @maspiyungan, slogan TNI dari Rakyat untuk Rakyat cuma omong kosong dong,” tulis @TaufikAmsyah yang di-retweet Portal Piyungan.

Saling sindir di Twitter (twitwar) ini rupanya juga diikuti sejumlah tokoh ternama. Sutradara Joko Anwar bahkan menimpali dengan sindiran.

“Wah gila ya fitnah orang-orang ini. Nggak tau fitnah atau memang halu akut,” kata Joko di akun Twitternya.

Baca Juga: Ditanya Cara Nembak Cewek, TNI AU: Pakai Rudal AIM-M50GE SAS

Blog Portal Piyungan memang dikenal kontroversial. Sejumlah netizen mengungkap blog ini kerap menulis artikel yang tak sesuai fakta dengan judul provokatif. Blog bahkan pernah memuat berita tentang petinggi PKS, Hidayat Nur Wahid, yang ternyata keliru.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…