Chevrolet Captiva. (Chevrolet.co.kr)
Rabu, 13 April 2016 14:10 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com/Newswire Tips Share :

BBM BARU
Ini Deretan Mobil yang Cocok Pakai Dexlite

BBM baru Dexlite cocok untuk hampir semua mobil diesel.

Solopos.com, JAKARTA – Bahan bakar minyak (BBM) baru jenis solar racikan PT Pertamina, Dexlite dipastikan meluncur pekan ini. Lantas mobil-mobil apa saja yang cocok mengonsumsinya?

Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina, Afandi menjelaskan BBM baru Dexlite dapat digunakan untuk hampir semua mobil diesel di Indonesia, utamanya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner generasi awal-awal.

”Kami sasarkan Dexlite untuk Fortuner lama, Pajero Sport lama, dan Kijang diesel. Itu harapan kami,” ujar Afandi seperti dilansir laman Detik, Selasa (12/4/2016).

Sementara untuk mobil diesel besutan BMW dan Mercedes Benz, solar baru itu kurang cocok karena akan menyebabkan mesin bermasalah. Afandi menyebut kendaraan asal Jerman itu serta mobil-mobil keluaran terbaru tetap harus mengonsumsi Pertamina Dex.

”Untuk kendaraan sejenis BMW, Mercedes, Pajero Sport baru, Fortuner baru, Santa Fe kelasnya Pertamina Dex. Tidak bisa turun ke Dexlite, itu bisa bermasalah. Dengan Dexlite kami harap juga membantu pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM,” paparnya.

Sebagai informasi, Dexlite memiliki cetane number 51 dan kadar sulfur 1.000-1.200 ppm. Berikut ini adalah sejumlah mobil diesel yang cocok mengonsumsi BBM baru seharga Rp6.750 per liter itu.

– Chevrolet Captiva & Colorado
– Hyundai H-1 CRDI
– Isuzu D-Max & Elf
– Kia Pregio & Carnival
– Mitsubishi Triton & Pajero Sport non-VGT
– Nissan Frontier
– Peugeot XUD-9
– Renault Duster
– Tata Aria
– Toyota Hiace, Commuter, Innova, dan Fortuner non-VNT
– Semua merek dan tipe truk

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…